Prabowo Bentuk Pansel untuk Isi Jabatan Strategis di Puncak OJK

- Rabu, 11 Februari 2026 | 11:25 WIB
Prabowo Bentuk Pansel untuk Isi Jabatan Strategis di Puncak OJK

PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk mencari pengisi kekosongan jabatan strategis di Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan ini, tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 16/P Tahun 2026, diambil guna menjaga stabilitas sektor keuangan nasional di tengah dinamika pasar. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditunjuk memimpin tim seleksi yang terdiri dari sembilan tokoh lintas sektor.

Mengisi Kekosongan di Puncak Otoritas

Langkah pembentukan pansel ini merupakan respons langsung terhadap mundurnya sejumlah pimpinan di lembaga pengawas keuangan tersebut. Posisi yang akan diisi melalui proses seleksi ini sangat krusial, mencakup Ketua Dewan Komisioner, Wakil Ketua, serta Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon. Pengisian jabatan antarwaktu ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan fungsi pengawasan dan stabilitas ekosistem keuangan Indonesia.

Proses Seleksi yang Terbuka dan Komprehensif

Pansel yang baru dibentuk telah memulai langkah kerjanya dengan menekankan prinsip keterbukaan dan pencarian talenta terbaik. Proses ini dirancang untuk menjaring figur yang tidak hanya kompeten di bidang jasa keuangan, tetapi juga berintegritas tinggi, guna memperkuat tata kelola OJK ke depan.

Ketua Sekretariat Pansel, Arief Wibisono, menegaskan komitmen tersebut. "Kami sudah mulai melaksanakan seleksi ADK OJK agar membuka peluang bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk berpartisipasi di pemilihan ini," jelasnya dalam konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu 11 Februari 2026.

Komposisi Tim yang Menyatukan Beragam Keahlian

Untuk memastikan kredibilitas dan objektivitas seleksi, Pansel OJK 2026 diisi oleh figur-figur dengan latar belakang keahlian yang beragam. Tidak hanya melibatkan otoritas fiskal dan moneter puncak, tim ini juga diperkuat oleh pakar hukum tata negara hingga pakar grafologi, menunjukkan pendekatan yang holistik dalam menilai kualitas calon.

Susunan lengkap anggota Pansel adalah sebagai berikut:

  • Purbaya Yudhi Sadewa (Ketua/Menteri Keuangan)
  • Perry Warjiyo (Gubernur Bank Indonesia)
  • Suahasil Nazara (Wakil Menteri Keuangan)
  • Bambang Eko Suhariyanto (Wakil Menteri Sekretaris Negara)
  • Aida S. Budiman (Deputi Gubernur Bank Indonesia)
  • Erwan Agus Purwanto (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)
  • Dhahana Putra (Direktur Jenderal Perundang-undangan)
  • Muhammad Rullyandi (Pakar Hukum Tata Negara)
  • Gusti Aju Dewi (Pakar Grafologi)

Menjaga Kredibilitas di Tengah Gejolak Pasar

Keberadaan OJK sebagai pengawas industri jasa keuangan yang independen dan kredibel menjadi semakin vital dalam situasi pasar yang fluktuatif. Pengisian jabatan kepemimpinan di lembaga ini dengan figur yang tepat diharapkan dapat mengoptimalisasi fungsinya dalam melindungi konsumen, menjaga stabilitas sistem, dan mendorong pertumbuhan sektor keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Hasil kerja pansel ini akan sangat menentukan arah pengawasan keuangan Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar