PARADAPOS.COM - IPB University telah membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru angkatan ke-63 untuk tahun akademik 2026/2027. Seleksi ini mencakup program Sarjana (S1) dan Sarjana Terapan (D4) yang dapat diakses melalui tujuh jalur berbeda, baik nasional maupun mandiri. Kuota penerimaan dialokasikan sekitar 40% untuk SNBT, 30% untuk SNBP, dan 30% untuk jalur mandiri, dengan komposisi khusus untuk Fakultas Kedokteran.
Mengenal Lebih Dekat IPB University
Berdiri resmi pada 1 September 1963, IPB University memiliki akar sejarah yang panjang, bermula dari Fakultas Pertanian UI di Bogor pada era 1940-an. Kampus yang terletak di Kota Hujan ini telah berkembang pesat, kini memiliki sembilan fakultas dan menawarkan ratusan program studi. Satu kontribusi besarnya bagi pendidikan tinggi Indonesia adalah pengembangan sistem seleksi berbasis nilai rapor sejak 1976, sebuah metode yang kelak menjadi fondasi sistem penerimaan mahasiswa baru secara nasional.
Rincian Ketujuh Jalur Masuk IPB 2026
Calon mahasiswa perlu memahami karakteristik setiap jalur untuk dapat memilih yang paling sesuai dengan profil dan kekuatan mereka. Berikut adalah penjelasan detailnya.
Jalur SNBP: Seleksi Berbasis Prestasi Akademik
Jalur nasional ini menitikberatkan pada nilai rapor sebagai komponen penilaian utama. Beberapa hal krusial perlu diperhatikan oleh calon peserta.
Pertama, nilai mata pelajaran pendukung sesuai persyaratan prodi menjadi kunci. Kedua, peserta disarankan untuk mengecek kuota dan tingkat persaingan prodi pilihan. Ketiga, sertifikat prestasi dapat dilampirkan sebagai data pendukung. Keempat, penerimaan di jalur ini bersifat mengikat.
"Jika diterima di jalur SNBP, prodi tersebut wajib diambil dan peserta tidak bisa lagi ikut SNBT maupun jalur mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) lain," jelas pihak administrasi.
Terakhir, nilai TKA hanya berfungsi sebagai syarat administrasi, bukan penentu kelulusan.
Jalur SNBT: Seleksi Berbasis UTBK
Jalur ini terbuka untuk 46 prodi S1 dan 17 prodi D4, dengan seleksi melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). IPB akan menjadi salah satu pusat pelaksanaan ujian di dua lokasi kampusnya di Bogor. Periode pendaftaran UTBK-SNBT direncanakan pada 25 Maret hingga 7 April 2026, dengan pelaksanaan ujian menyusul pada 21-30 April 2026.
Jalur Talenta: Apresiasi untuk Prestasi Non-Akademik
IPB menyediakan jalur khusus bagi siswa yang menonjol di bidang ekstrakurikuler, baik tingkat nasional maupun internasional. Kategorinya beragam, mulai dari juara olimpiade sains, hafizh Quran, hingga prestasi di bidang pramuka, olahraga, seni, dan debat bahasa asing. Pendaftaran jalur ini dibuka dari 5 Mei hingga 5 Juni 2026, dengan syarat wajib melampirkan sertifikat sebagai bukti prestasi.
Jalur Ketua OSIS: Mengakui Kepemimpinan di Sekolah
Diperuntukkan bagi mereka yang pernah memimpin organisasi siswa di sekolahnya, jalur ini telah berjalan sejak 2019. Seleksi mempertimbangkan nilai rapor dan harus disertai Surat Rekomendasi serta Surat Keputusan dari kepala sekolah. Pendaftarannya berlangsung paralel dengan Jalur Talenta, yaitu pada 5 Mei hingga 5 Juni 2026.
Jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD): Skema Kemitraan
Jalur mandiri ini merupakan hasil kerja sama IPB dengan berbagai institusi, seperti pemerintah daerah dan BUMN. Pendaftaran dilakukan secara kelembagaan, bukan perorangan. Peserta yang berminat harus memenuhi persyaratan usia, nilai rapor minimal, kesehatan, dan kesediaan tinggal di asrama kampus. Pendaftaran melalui laman khusus dibuka lebih awal, yaitu dari 10 Maret hingga 5 Juni 2026.
Jalur Kelas Internasional
Terbuka bagi lulusan dalam dan luar negeri dari tiga tahun terakhir, jalur ini mensyaratkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. Berbagai prodi unggulan membuka kelas internasional, dari Smart Agriculture hingga Manajemen. Seleksi dilakukan dalam dua gelombang: Gelombang 1 (Februari-April 2026) dan Gelombang 2 (Mei-Juli 2026).
Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB): Kesempatan Terakhir
Jalur ini menjadi alternatif bagi yang belum berhasil di jalur lain. SM-IPB terbagi menjadi dua skema: Eligible SNBP untuk lulusan 2026 yang gagal di SNBP, dan Eligible Skor UTBK untuk mereka yang memiliki skor UTBK 2026. Ujiannya berupa Tes Kemampuan Skolastik berbasis HOTS.
"Untuk jalur SM-IPB Eligible Skor UTBK, setiap program studi memiliki skor UTBK minimum yang dapat digunakan untuk mendaftar," ungkap informasi resmi penerimaan.
Informasi detail seperti skor minimum prodi dan persyaratan lengkap dapat diakses di laman admisi. Jadwal pendaftaran dan ujian untuk program Sarjana dan Sarjana Terapan pun berbeda, berkisar antara Mei hingga Juli 2026.
Dengan memahami peta ketujuh jalur ini, calon mahasiswa diharapkan dapat menyusun strategi pendaftaran yang lebih matang dan tepat sasaran untuk meraih kursi di IPB University.
Artikel Terkait
Newcastle Andalkan Momentum Tandang Saat Hadapi Manchester City di Etihad
Pemprov DKI Bakar Tebas Lapangan Padel Ilegal dan Bising
Jokowi Terima Jersey Chelsea dari Investor AS dalam Pertemuan Bilateral di Washington
Polres Tual Tetapkan Anggota Brimob Tersangka Penganiayaan Tewaskan Pelajar 14 Tahun