BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Tiga Provinsi Jawa dan NTT

- Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:50 WIB
BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Tiga Provinsi Jawa dan NTT

PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk hari ini, Minggu, 22 Februari 2026. Sejumlah wilayah di Tanah Air berpotensi diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat, sehingga masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin timbul, seperti banjir dan genangan.

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat

Analisis terkini dari prakirawan BMKG menunjukkan bahwa fokus kewaspadaan tertinggi perlu diberikan pada beberapa provinsi. Kondisi atmosfer yang tidak stabil berpotensi membawa curah hujan tinggi ke sejumlah daerah.

Prakirawan BMKG Medayu Bestari menegaskan hal ini. "Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua Tengah dan Papua Pegunungan," jelasnya.

Prakiraan Cuaca untuk Wilayah Lainnya

Selain wilayah dengan status waspada tinggi, BMKG juga memetakan potensi hujan dengan variasi intensitas di daerah lain. Hujan sedang yang dapat disertai petir berpeluang terjadi di wilayah seperti Palembang, Jakarta, Tanjung Selor di Kalimantan Utara, serta Merauke di Papua Selatan.

Sementara itu, hujan lebat diprakirakan mengguyur Nabire di Papua Tengah. Untuk hujan dengan intensitas sedang, wilayah seperti Bengkulu, Serang, Denpasar, dan Mamuju perlu bersiap.

Kondisi hujan ringan diprakirakan akan terjadi di sebagian wilayah Sumatra, serta kota-kota seperti Bandung, Semarang, Surabaya, Pontianak, dan Palangkaraya. Cuaca serupa juga berpeluang melanda Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Ternate, Ambon, dan sebagian besar wilayah Papua.

Potensi Kondisi Berawan dan Kabut

Tidak semua wilayah akan diguyur hujan. BMKG mencatat potensi kondisi berawan tebal di sejumlah kota, termasuk Aceh, Medan, Pekanbaru, Manado, Gorontalo, dan Palu. Sementara itu, masyarakat di Banjarmasin dan Samarinda diimbau untuk memperhatikan potensi udara kabur serta asap atau kabut yang dapat mengurangi visibilitas.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

Menyikapi prakiraan ini, BMKG secara khusus mengingatkan masyarakat untuk tetap siaga. Cuaca ekstrem berpotensi datang tidak hanya berupa hujan deras, tetapi juga dapat diiringi angin kencang serta kilat atau petir yang berbahaya.

Lembaga tersebut menekankan pentingnya memperbarui informasi cuaca secara berkala. Masyarakat dapat mengakses perkembangan terbaru melalui aplikasi Info BMKG, laman resmi, maupun media sosial resmi BMKG untuk mendapatkan panduan yang akurat.

Dengan potensi hujan lebat yang dapat memicu genangan, banjir, bahkan gangguan aktivitas, langkah antisipasi sejak dini sangat dianjurkan. Kewaspadaan ekstra terutama diperlukan bagi mereka yang tinggal di daerah rawan bencana hidrometeorologi.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar