Jessica Pegula Juarai Turnamen Dubai, Raih Gelar WTA 1000 Keempat

- Minggu, 22 Februari 2026 | 00:50 WIB
Jessica Pegula Juarai Turnamen Dubai, Raih Gelar WTA 1000 Keempat

PARADAPOS.COM - Jessica Pegula menorehkan prestasi gemilang di turnamen tenis bergengsi Dubai Duty Free Tennis Championships 2026. Petenis Amerika Serikat itu sukses mengangkat trofi setelah mengalahkan Elina Svitolina dari Ukraina dengan skor telak 6-2, 6-4 dalam laga final yang digelar Sabtu (21/1) malam waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus mengantarkannya pada gelar WTA 1000 keempat sepanjang karier profesionalnya.

Gelar Ke-10 dan Pujian untuk Suasana Turnamen

Berdasarkan catatan resmi WTA, gelar di Dubai ini merupakan gelar ke-10 yang berhasil dikumpulkan Pegula. Usai menerima trofi, sang juara tak lupa menyampaikan apresiasinya atas atmosfer pertandingan yang luar biasa.

"Suasananya luar biasa, terutama dua malam terakhir, tidak hanya mendukung saya tetapi juga mendukung semua petenis putri di sini yang berkompetisi dan berjuang keras setiap hari sepanjang pekan," ungkapnya.

Catatan Sejarah dan Dominasi di Lapangan

Pencapaian Pegula di Dubai menempatkannya dalam daftar prestisius. Dia kini menjadi petenis Amerika ketiga yang berhasil menjuarai turnamen tersebut, menyusul nama-nama besar seperti Lindsay Davenport dan Venus Williams. Lebih dari itu, ini adalah kali kedua dalam kariernya ia meraih empat kemenangan atas petenis peringkat 20 besar dunia dalam satu turnamen, setelah sebelumnya ia lakukan di WTA Finals 2023.

Perjalanan menuju final diwarnai dengan kemenangan meyakinkan. Pegula harus melewati Iva Jovic di babak 16 besar, Clara Tauson di perempat final, dan Amanda Anisimova di semifinal, sebelum akhirnya menundukkan Svitolina. Meski ini adalah kemenangan keenamnya dalam sembilan pertemuan melawan petenis Ukraina tersebut, ini adalah kemenangan pertama mereka saat keduanya sama-sama berada di jajaran 10 besar dunia.

Analisis Jalannya Pertandingan Final

Dominasi Pegula terlihat sejak gim pertama berjalan. Meski sempat kehilangan dua poin awal, ia langsung mengambil alih dengan memenangi 10 poin beruntun. Tekanan dari pukulan forehand-nya yang solid berhasil memecah servis Svitolina dua kali, membawa Pegula unggul cepat 3-0.

Svitolina sempat membalas dengan satu break, namun Pegula langsung merespons untuk memperlebar jarak menjadi 4-1. Set pertama pun ditutup dengan mulus dalam waktu 34 menit, didukung oleh pukulan backhand winner yang tajam.

Di set kedua, Pegula tidak memberikan ruang bagi lawannya untuk bangkit. Setelah kedudukan sempat imbang 2-1, ia kembali meningkatkan intensitas. Kombinasi antara forehand mematikan dan permainan voli di depan net membawanya pada break penting untuk unggul 3-2. Meski Svitolina terus bertahan dan menyelamatkan beberapa break point, ketangguhan mental Pegula tidak goyah.

Pertandingan akhirnya ditutup dengan sempurna. Pegula melepaskan sebuah forehand winner yang tak terbendung, lalu langsung mengakhiri perlawanan dengan sebuah ace yang menegaskan superioritasnya di final tersebut.

Kado Ulang Tahun yang Sempurna

Kemenangan ini datang tepat di momen spesial bagi Pegula, yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-32 pada Selasa (24/2). Bagi atlet yang sedang berada di puncak performa ini, trofi Dubai adalah hadiah yang sangat berarti.

"Ini hadiah ulang tahun yang luar biasa bagi saya. Saya bisa merayakannya dengan terbang pulang dalam beberapa jam. Tapi saya sangat senang bisa pulang dengan trofi ini. Ini adalah pekan yang hebat," tuturnya dengan penuh kebahagiaan.

Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisinya di antara legenda tenis. Pegula kini tercatat sebagai petenis keempat sejak 1990 yang berhasil meraih beberapa gelar tier I atau WTA 1000 setelah berusia 30 tahun, mengikuti jejak Martina Navratilova, Mary Pierce, dan Serena Williams. Di Dubai, ia juga menjadi juara tunggal putri tertua kedua dalam sejarah turnamen, hanya lebih muda dari Venus Williams saat menang pada 2014.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar