PARADAPOS.COM - PT Pertamina Patra Niaga memperkirakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin akan meningkat signifikan, hingga 12 persen, selama periode Idulfitri 2026. Lonjakan permintaan ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat dalam arus mudik dan arus balik Lebaran. Perusahaan juga memproyeksikan kenaikan permintaan untuk elpiji dan avtur, meski di sisi lain, konsumsi solar diperkirakan justru turun.
Proyeksi Kenaikan dan Penurunan Konsumsi Energi
Menjelang puncak momen mudik Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga tidak hanya memantau bensin. Analisis mereka menunjukkan pola permintaan energi yang beragam. Selain bensin yang diprediksi naik 12 persen, permintaan gas elpiji diperkirakan meningkat sekitar 4 persen. Sementara itu, konsumsi avtur untuk penerbangan diproyeksikan naik hingga 2,8 persen.
Namun, ada pengecualian untuk BBM jenis solar. Perusahaan memprediksi konsumsi solar justru akan mengalami penurunan cukup tajam, sekitar 14,5 persen. Penurunan ini diduga kuat terkait dengan pembatasan operasi angkutan barang berat selama periode liburan nasional, yang secara otomatis mengurangi permintaan.
Peta Puncak Arus Mudik dan Balik 2026
Berdasarkan pemetaan yang dilakukan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diprediksi pada 14 hingga 15 Maret 2026, diikuti gelombang kedua pada 18 hingga 19 Maret. Setelah hari raya, arus balik diperkirakan akan berlangsung cukup panjang, mulai dari 24 Maret hingga 29 Maret 2026. Pemahaman terhadap pola perjalanan ini menjadi krusial untuk mengatur logistik dan distribusi stok energi ke berbagai titik.
Jaminan Keamanan Stok Nasional
Menanggapi proyeksi lonjakan permintaan ini, Pertamina menyampaikan komitmennya untuk menjaga stabilitas pasokan. Perusahaan menyatakan telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk memastikan ketersediaan stok energi nasional tetap aman dan mencukupi selama seluruh rangkaian Ramadan dan Idulfitri 2026.
Jaminan ini disampaikan untuk memberikan kepastian kepada publik. Seperti diungkapkan oleh perusahaan, "Pertamina memastikan ketersediaan stok energi nasional aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode tersebut."
Langkah antisipatif dan monitoring ketat terhadap distribusi menjadi fokus utama, mengingat pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya dalam mengelola dinamika permintaan selama musim mudik.
Artikel Terkait
Jadwal Imsak dan Subuh di Tanggamus 7 Maret 2026 Pukul 04.42 WIB
Pasangan di Kemang Jadi Tersangka Pencurian, Restoran Dilaporkan Balik Soal Video Viral
Anggota DPR Minta Pertamina Jelaskan Ketersediaan BBM untuk Cegah Panic Buying
Ibu Rumah Tangga Curi Rp15 Juta dari Lapak di Pasar Pandaan, Terekam CCTV