PARADAPOS.COM - Umat Muslim di Kabupaten Tanggamus, Lampung, dapat merujuk pada jadwal imsakiyah resmi untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan hari ini, Sabtu, 7 Maret 2026. Waktu imsak, yang menjadi penanda dimulainya ibadah puasa, jatuh pada pukul 04.42 WIB, diikuti waktu Subuh sepuluh menit kemudian. Memperhatikan batas akhir sahur ini sangat penting agar ibadah puasa yang dijalankan sah dan semakin khusyuk.
Jadwal Imsakiyah Tanggamus 7 Maret 2026
Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, berikut adalah pembagian waktu ibadah kunci untuk wilayah Tanggamus dan sekitarnya pada hari ini:
Imsak: 04.42 WIB.
Subuh: 04.52 WIB.
Magrib: 18.21 WIB.
Isya: 19.30 WIB.
Memahami Batas Akhir Sahur
Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan, ketepatan waktu menjadi hal yang fundamental, termasuk mengetahui batas akhir untuk makan sahur. Ibadah ini memiliki ketentuan waktu yang tegas, berbeda dengan puasa sunnah yang lebih fleksibel dalam hal niat.
Landasan syariat mengenai batas waktu sahur tertuang jelas dalam Al-Quran. Allah SWT berfirman:
وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
“Artinya: Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (QS Al-Baqarah: 187).
Ayat ini menjadi pedoman utama bahwa waktu sahur berakhir ketika fajar shadiq mulai terbit, yang dalam praktiknya di Indonesia diseragamkan dengan waktu imsak, memberikan jeda beberapa menit sebelum azan Subuh dikumandangkan.
Keutamaan dan Tata Cara Sahur
Sahur bukan sekadar aktivitas makan di dini hari, melainkan sunnah yang penuh berkah. Meski secara hukum puasa tetap sah tanpa sahur, tradisi ini memiliki fungsi praktis untuk menjaga stamina tubuh selama menahan haus dan lapar lebih dari 12 jam. Bahkan, jika terlambat bangun dan waktu sudah sangat mepet, dianjurkan untuk tetap menyantap sesuap makanan atau seteguk air.
Para ulama menganjurkan untuk mengakhirkan waktu sahur mendekati waktu imsak, sebagaimana tercermin dalam sebuah hadis. Sebagaimana disampaikan dari Abu Zar Al-Ghifari ra. dengan riwayat marfu`:
“Umatku masih dalam kebaikan selama mendahulukan buka puasa dan mengakhirkan sahur.” (HR Ahmad: 1/547).
Anjuran ini menunjukkan hikmah di balik penentuan jadwal, yaitu untuk memudahkan dan menguatkan umat dalam menjalani ibadah seharian penuh.
Membaca Niat Puasa Ramadan
Selain memperhatikan waktu, kesempurnaan ibadah puasa juga terletak pada niat. Bagi yang belum sempat membacanya setelah tarawih, momen sahur adalah kesempatan terakhir untuk melafalkan niat puasa Ramadan, yang merupakan salah satu rukun menurut mazhab Syafi'i.
Berikut lafal niatnya:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
Nawaitu shouma ghodin ‘an adaain fardhi syahri romadhooni haadzihissanati lillahi ta’aala.
“Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah SWT.”
Dengan memperhatikan ketentuan waktu, mengamalkan sunnah sahur, dan meluruskan niat, diharapkan ibadah puasa umat Muslim di Tanggamus dapat dilaksanakan dengan lebih optimal dan penuh makna.
Artikel Terkait
Perencana Keuangan Beri Tips Atur Anggaran Hampers Lebaran agar Tak Bebani Keuangan
Muswil PPP Sulawesi Tengah Tuntas Digelar, Formatur Baru Ditetapkan
Israel Klaim Serang Teheran, Balas Serangan Rudal Iran Sehari Sebelumnya
IHSG Anjlok 7,89% Pekan Lalu, Ditekan Koreksi Saham-Saham Big Cap