Surya Paloh Serukan Restorasi Moralitas Kebangsaan di Hadapan Akademisi

- Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB
Surya Paloh Serukan Restorasi Moralitas Kebangsaan di Hadapan Akademisi

PARADAPOS.COM - Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyerukan pentingnya restorasi moralitas kebangsaan, yang menurutnya menjadi tanggung jawab bersama partai politik dan kaum intelektual. Pernyataan ini disampaikan dalam orasi ilmiahnya pada Sidang Terbuka Senat Universitas Bhayangkara Surabaya, Rabu (22/4/2026), yang mengukuhkan Dossy Iskandar sebagai Guru Besar. Dalam pidato yang disampaikan di hadapan civitas akademika tersebut, Paloh mendorong semua pihak untuk menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di tengah dinamika demokrasi.

Peran Strategis Parpol dalam Demokrasi

Surya Paloh memaparkan posisi sentral partai politik dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Dari proses pemilihan presiden dan kepala daerah hingga perumusan undang-undang, peran partai politik dinilai sangat strategis. Karena itu, ia menuntut agar partai tidak hanya berfungsi sebagai mesin politik formal, tetapi juga mampu menjadi contoh konkret yang menjunjung tinggi moralitas dalam setiap tindakannya.

Harapan itu, lanjutnya, juga harus merambah ke dunia pendidikan. Paloh menekankan bahwa penanaman nilai keteladanan di kalangan generasi muda, mahasiswa, dan pelajar adalah kunci. Tujuannya, untuk membentuk intelektual sejati yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter kuat dan berintegritas tinggi.

Kaum Intelektual sebagai Benteng Moral

Di tengah audiens yang terdiri dari para akademisi, Paloh menitipkan harapan besar. Ia melihat kaum intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga arah perjalanan bangsa dan mengembalikan marwah kehidupan berbangsa yang mungkin terkikis.

"Itulah yang diharapkan dan dinantikan. Maka intelektual sejati, pada merekalah kita sekarang ini berharap menjadi benteng terakhir membangun kembali, merestorasi kembali moralitas kehidupan kebangsaan kita," tegas Paloh.

Keprihatinan atas Pengabaian Logika Kebenaran

Lebih jauh, politisi senior itu mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi sosial politik yang kerap terjadi. Ia menyoroti fenomena di mana logika kebenaran dan akal sehat sering diabaikan, bahkan dikhianati, demi kepentingan-kepentingan sesaat yang sempit.

Dengan nada yang terdengar getir, Paloh menambahkan, "Sedih sesedih-sedihnya. Kita kadang-kadang mempermainkan akal sehat kita. Kita bilang itu untuk hal yang berarti bagi generasi kita, tapi kita tahu itu kita mempermainkan akal sehat kita. Sedih sesedih-sedihnya."

Pidato Paloh dalam acara akademik tersebut menyiratkan sebuah refleksi mendalam tentang kondisi bangsa. Seruannya akan restorasi moral tidak hanya ditujukan untuk kalangan politik, tetapi juga menempatkan dunia pendidikan dan kaum cendekiawan sebagai pilar utama dalam upaya kolektif memperkuat fondasi nilai kebangsaan.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar