Banjir Landa Empat Kecamatan di Merangin, Lebih dari 400 Rumah Terendam

- Senin, 27 April 2026 | 13:50 WIB
Banjir Landa Empat Kecamatan di Merangin, Lebih dari 400 Rumah Terendam
PARADAPOS.COM - Banjir melanda empat kecamatan di Kabupaten Merangin, Jambi, setelah hujan deras mengguyur selama beberapa hari terakhir. Lebih dari 400 rumah warga terdampak, dengan kerusakan bervariasi mulai dari terendam hingga hanyut dan roboh. Empat kecamatan yang terdampak adalah Muara Siau, Lembah Masurai, Batang Masumai, dan Pamenang Selatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin telah mengerahkan lima tim untuk penanganan darurat, termasuk evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Proses evakuasi masih berlangsung secara bertahap, dan masyarakat diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.

Ratusan Rumah Terendam dan Fasilitas Umum Rusak

Di Kecamatan Muara Siau, ratusan rumah warga terendam banjir dengan tingkat kerusakan yang tidak seragam. Sementara itu, di Kecamatan Lembah Masurai, situasi diperparah oleh tanah longsor yang menutup akses jalan utama. Akibatnya, mobilitas masyarakat di wilayah tersebut menjadi sangat terhambat. Di Kecamatan Batang Masumai, sedikitnya 25 rumah warga dilaporkan ikut terdampak. Namun, dampak paling parah terjadi di Pamenang Selatan. Di sana, sebanyak 200 kepala keluarga atau sekitar 769 jiwa harus merasakan langsung ganasnya banjir. Sejumlah rumah dilaporkan hanyut dan roboh akibat derasnya arus air. Banjir juga tidak hanya merendam permukiman. Beberapa fasilitas umum seperti jembatan gantung dan bangunan sekolah ikut rusak. Kerusakan infrastruktur ini tentu menambah panjang daftar kerugian yang harus ditanggung warga.

Lima Tim BPBD Dikerahkan untuk Penanganan Darurat

Menghadapi bencana ini, BPBD Kabupaten Merangin bergerak cepat. Lima tim telah dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan penanganan darurat. “Kami telah menurunkan lima tim untuk menangani banjir di beberapa wilayah. Prioritas saat ini adalah evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Merangin. Proses evakuasi masih terus dilakukan secara bertahap. Tim fokus pada warga yang berada di wilayah paling terdampak dan membutuhkan pertolongan segera. Selain itu, BPBD juga melakukan pemantauan intensif guna mengantisipasi potensi banjir susulan yang mungkin terjadi jika cuaca ekstrem masih berlanjut.

Imbauan Waspada bagi Masyarakat

Di tengah upaya penanganan darurat, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem masih menjadi ancaman nyata. Warga yang membutuhkan bantuan darurat diminta untuk segera melapor kepada petugas di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat respons dan meminimalkan risiko lebih lanjut.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar