Andre Rosiade Laporkan Progres Tol Sicincin-Bukittinggi ke BP BUMN dan Danantara

- Rabu, 06 Mei 2026 | 03:25 WIB
Andre Rosiade Laporkan Progres Tol Sicincin-Bukittinggi ke BP BUMN dan Danantara

PARADAPOS.COM - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bertemu langsung dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dan Dirut Hutama Karya Koentjoro di Jakarta, Rabu (6/5/2026), guna melaporkan progres serta membahas langkah strategis percepatan pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi. Proyek yang merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera ini dinilai krusial untuk mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.

Pertemuan Strategis di Tengah Optimisme Progres

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup namun penuh nuansa serius itu, Andre datang didampingi langsung oleh Direktur Utama Hutama Karya. Mereka membahas perkembangan terkini di lapangan sekaligus menyusun langkah-langkah taktis agar proyek strategis nasional ini tidak molor dari jadwal yang telah ditetapkan.

Suasana ruang rapat pagi itu tampak hangat namun fokus. Andre, yang dikenal vokal dalam urusan infrastruktur di daerah pemilihannya, membawa sejumlah catatan progres yang telah dicapai sejauh ini. Ia ingin memastikan bahwa proyek lanjutan dari rel Padang-Sicincin ini berjalan sesuai target yang diharapkan masyarakat.

Andre: Tol Ini Bukan Sekadar Beton dan Aspal

"Saya menghadap Kepala BP BUMN yang juga COO Danantara, Bapak Dony Oskaria, bersama Dirut Hutama Karya, Pak Koentjoro, untuk melaporkan progres perkembangan rencana pembangunan Tol Sicincin-Padang," ujar Andre dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Politikus Fraksi Gerindra itu menekankan bahwa pembangunan jalan tol ini memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar proyek infrastruktur fisik. Menurutnya, ini adalah instrumen penting untuk membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi, mempercepat mobilitas barang dan jasa, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

"Jalan tol ini bukan hanya tentang infrastruktur, tetapi juga membuka akses, mempercepat mobilitas, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Sumatera Barat," katanya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut memberikan dukungan moral. "Mohon doa dan dukungan agar proyek ini bisa selesai dan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat dapat mengejar ketertinggalan dari pertumbuhan ekonomi nasional," lanjutnya.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Menurut Andre, faktor penentu keberhasilan proyek ini bukan hanya terletak pada anggaran atau teknologi konstruksi. Kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, BUMN sebagai pelaksana, dan pemangku kepentingan di daerah menjadi elemen yang tak kalah penting. Dengan sinergi yang kuat, ia optimistis manfaat tol ini akan segera dirasakan masyarakat luas, terutama dalam menurunkan biaya logistik dan membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sumbar.

Dukungan Penuh dari BP BUMN

Menanggapi laporan tersebut, COO Danantara Dony Oskaria menyatakan dukungan penuh dari BP BUMN terhadap percepatan proyek ini. Dony menegaskan bahwa proyek Tol Sicincin-Bukittinggi menjadi salah satu prioritas dalam mendorong konektivitas dan penguatan ekonomi daerah.

"Kami memastikan koordinasi lintas pihak berjalan optimal agar proyek ini bisa selesai sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar mantan Komisaris Garuda Indonesia tersebut.

Komitmen Hutama Karya di Lapangan

Sementara itu, Dirut Hutama Karya Koentjoro menegaskan komitmen pihaknya sebagai pelaksana proyek. Ia menyebutkan bahwa berbagai upaya percepatan terus dilakukan di lapangan, namun tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja dan standar konstruksi yang ketat. Kualitas, menurutnya, tidak boleh dikorbankan demi mengejar waktu.

"Kami optimistis proyek ini dapat diselesaikan secara bertahap sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat Sumatera Barat," pungkasnya.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar