Tracer Study UGM: 76% Lulusan Langsung Bekerja atau Studi, Median Gaji Capai Rp6 Juta

- Kamis, 04 Juni 2026 | 06:50 WIB
Tracer Study UGM: 76% Lulusan Langsung Bekerja atau Studi, Median Gaji Capai Rp6 Juta
PARADAPOS.COM - Yogyakarta, 2026 – Universitas Gadjah Mada (UGM) baru saja merilis laporan tracer study terbaru yang menjadi acuan bagi calon mahasiswa dalam menakar prospek karier dan pendapatan lulusan. Laporan ini mengungkap bahwa 76 persen alumni UGM langsung bekerja atau melanjutkan studi tidak lama setelah lulus. Data ini menjadi salah satu indikator utama daya saing lulusan dari salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia.

Reputasi dan Daya Saing Lulusan

Tingginya angka serapan kerja tersebut tidak lepas dari kurikulum yang adaptif, jaringan alumni yang solid, serta kerja sama erat dengan berbagai industri. Laporan menunjukkan bahwa lulusan UGM tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja yang dinamis. Karier yang diraih pun kerap terlihat mentereng, mencerminkan kualitas pendidikan yang diterima.

Penghasilan Alumni UGM: Dari Rp2 Juta hingga di Atas Rp10 Juta

Sembari menanti pengumuman kelulusan seleksi, calon mahasiswa baru bisa menyimak rincian pendapatan lulusan. Berdasarkan hasil tracer study, median penghasilan lulusan S1 baru mencapai Rp6 juta per bulan. Namun, mayoritas alumni masih berada di rentang gaji Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan. Hal ini wajar mengingat mereka tengah memasuki tahap awal pengembangan karier dan beradaptasi dengan realitas dunia kerja. Berikut rincian lengkap penghasilan lulusan baru UGM:
  • Penghasilan kurang dari Rp2 juta: 6,7 persen.
  • Penghasilan Rp2 juta sampai Rp3 juta: 34,2 persen.
  • Penghasilan Rp3 juta sampai Rp5 juta: 38,3 persen.
  • Penghasilan Rp5 juta sampai Rp10 juta: 16,7 persen.
  • Penghasilan lebih dari Rp10 juta: 4,1 persen.

Penempatan Kerja: Swasta Mendominasi, Pemerintahan Menyusul

Dari sisi sektor pekerjaan, lulusan baru UGM paling banyak terserap di perusahaan swasta. Hampir separuh dari total responden alumni memilih jalur ini. Data tersebut menunjukkan bahwa lulusan memiliki daya saing tinggi, baik di industri maupun di pasar kerja yang terus berubah. Sektor pemerintahan menjadi tempat penyerapan kerja terbesar kedua. Para alumni banyak menduduki posisi di bidang administrasi, kearsipan, dan pelayanan masyarakat. Ini menandakan bahwa lulusan UGM tidak hanya mengejar perusahaan profit, tetapi juga turut berkontribusi pada layanan publik. Informasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi calon mahasiswa baru untuk menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh, meningkatkan daya saing, serta menyusun perencanaan karier sejak dini. (Adrian Bachtiar)

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler