PARADAPOS.COM - JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas membantah isu yang menyebut dirinya telah mengundurkan diri dari jabatannya. Bantahan ini disampaikan langsung di hadapan awak media dalam agenda APBN KiTa di Jakarta Pusat, Jumat (5/6). Purbaya mengaku sudah membaca selebaran yang beredar luas dan menyebutkan bahwa dirinya akan mundur. Ia mengklarifikasi bahwa sebagian isi data dalam selebaran itu memang benar, karena dirinya memang mengikuti rapat yang tercatat di dalamnya. Namun, ia menegaskan bahwa sebagian data lainnya telah diubah oleh pihak penyebar informasi. Menteri Keuangan menduga tindakan manipulasi ini sengaja dilakukan untuk menimbulkan kepanikan di pasar.
Bantahan Langsung dari Menkeu
Suasana di ruang konferensi pers terasa sedikit lebih riuh ketika Purbaya mulai menanggapi pertanyaan soal isu pengunduran dirinya. Dengan nada tegas namun tetap santai, ia menjelaskan bahwa informasi yang beredar tidak sepenuhnya akurat.
"Sebagian di-twist, ya, seru lah buat gonjang-gonjang pasar kali, tetapi enggak, saya ikut perintah Bapak Presiden," ujarnya sambil tersenyum tipis.
Pernyataan itu langsung memecah suasana. Beberapa wartawan yang hadir pun ikut tersenyum mendengar kelakar sang menteri. Purbaya menegaskan bahwa dirinya tetap menjabat sebagai Menteri Keuangan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Tidak ada niat sedikit pun untuk meninggalkan posisi yang diamanatkan kepadanya.
Komitmen untuk Terus Melaju
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya juga menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja. Ia bahkan menyelipkan humor khasnya ketika ditanya soal arah langkahnya ke depan.
"Jadi, komitmennya, wah, maju terus. Mundur juga, saya maju," kata Purbaya sambil mempraktikkan gerakan maju dan mundur di tempat.
Gerakan itu sontak mengundang tawa ringan dari para wartawan yang meliput. Meski dibalut canda, pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: tidak ada pengunduran diri, dan ia akan tetap fokus menjalankan tugas negara.
Sebelumnya, isu pengunduran diri Purbaya sempat menjadi perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar dan media. Namun, dengan klarifikasi langsung dari mulut menteri, spekulasi itu diharapkan dapat mereda. Purbaya mengingatkan bahwa informasi yang tidak terverifikasi hanya akan mengganggu stabilitas ekonomi, terutama di tengah kondisi pasar yang sedang sensitif.
Artikel Terkait
Kemendagri dan Metro TV Gelar Apresiasi Kepala Daerah Berprestasi Regional Jawa-Bali Berbasis Data
Irfan Bachdim dan Arlyansyah Abdulmanan Ramaikan Pembukaan Toko Sepak Bola Adidas di Pondok Indah Mall
Menteri Kehutanan Luncurkan Aplikasi Ayo ke Taman Nasional untuk Digitalisasi Layanan Konservasi
KITB Gandeng KKP untuk Penataan Pesisir dan Pelestarian Ekosistem Laut di Kawasan Industri Batang