Remaja 15 Tahun Tewas Dibakar Ibu Tirinya di Jayapura

- Jumat, 19 Juni 2026 | 21:50 WIB
Remaja 15 Tahun Tewas Dibakar Ibu Tirinya di Jayapura
PARADAPOS.COM - Seorang gadis remaja berinisial DEP (15) tewas setelah dibakar oleh ibu tirinya sendiri, DY (67), di Kabupaten Jayapura, Papua. Peristiwa tragis ini terjadi di sebuah kedai pinang di pinggir jalan menuju Kalkhote, Kampung Nolokla, Sentani Timur, pada Sabtu (6/6) pukul 22.40 WIT. Pelaku menyiramkan bahan bakar ke tubuh korban usai terlibat cekcok, lalu menyalakan api. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Dian Harapan, namun akhirnya meninggal dunia setelah 12 hari menjalani perawatan intensif.

Kronologi Pembakaran yang Berujung Maut

Peristiwa nahas itu bermula dari pertengkaran antara DEP dan ibu tirinya. Suasana di kedai pinang yang biasanya sepi mendadak mencekam ketika pertengkaran memuncak. "Dari hasil keterangan sejumlah saksi, peristiwa tersebut diduga bermula saat terjadi pertengkaran antara korban dan terduga pelaku," jelas Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean, Sabtu (20/6/2026). Dalam kondisi yang tidak stabil secara emosi, DY diduga mengambil tindakan nekat. Ia menyiramkan bahan bakar ke tubuh korban dan langsung membakarnya. "Dalam kondisi emosi, terduga pelaku diduga menyiramkan bahan bakar kepada korban dan kemudian menyalakan api hingga menyebabkan tubuh korban terbakar," tuturnya.

Upaya Korban Menyelamatkan Diri

Saat api mulai menjilat tubuhnya, DEP berusaha keras menyelamatkan diri. Ia berlari keluar dari kedai sambil berteriak meminta tolong, lalu menceburkan diri ke dalam kolam penampungan air di dekat lokasi. Warga yang mendengar teriakan histerisnya segera berdatangan dan memberikan pertolongan darurat. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Dian Harapan untuk mendapatkan perawatan intensif. Namun, luka bakar yang dideritanya sangat parah. "Setelah menjalani perawatan intensif selama 12 hari di Rumah Sakit Dian Harapan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar yang dideritanya," ungkap Axel.

Proses Hukum Berjalan

Pihak kepolisian memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan. DY, yang merupakan ibu tiri korban, kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Motif di balik pertengkaran yang memicu aksi sadis tersebut masih dalam pendalaman penyidik. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi warga sekitar. Sebuah keluarga yang seharusnya menjadi tempat berlindung, justru menjadi sumber malapetaka bagi seorang gadis yang masih sangat muda.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar