Prabowo Lontarkan Candaan soal BBM dan Tepuk Tangan Meriah saat Tutup Munas NU 2026

- Selasa, 23 Juni 2026 | 09:00 WIB
Prabowo Lontarkan Candaan soal BBM dan Tepuk Tangan Meriah saat Tutup Munas NU 2026
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Jakarta. Dalam sambutannya, Prabowo menyapa anggota Kabinet Merah Putih dan sejumlah tokoh NU yang hadir. Momen menarik terjadi saat ia menyebut nama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang disambut tepuk tangan meriah dan candaan ringan dari presiden. Acara ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam kalender organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Sapaan Hangat dan Tepuk Tangan Meriah

Suasana di lokasi penutupan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026 terasa cair. Prabowo, dengan gaya khasnya, menyapa satu per satu menteri yang hadir. Namun, ketika namanya disebut, Bahlil Lahadalia langsung mendapat sambutan luar biasa dari para peserta. “Kok tepuk tangannya keras banget? Apa gara-gara harga BBM enggak naik? Yang bikin enggak naik presiden bukan,” kelakar Prabowo, yang sontak membuat ruangan bergemuruh tawa.

Candaan Berlanjut untuk Teddy Indra Wijaya

Tak berselang lama, suasana serupa kembali terulang. Saat Prabowo menyebut nama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, tepuk tangan kembali menggema. Presiden pun melontarkan candaan ringan. “Gimana sih ini? Tadi Bahlil sekarang Teddy,” kata Prabowo, sambil tersenyum lebar. Momen-momen ini menjadi sorotan dalam rangkaian acara yang berlangsung khidmat namun tetap hangat tersebut. Kehadiran Prabowo di tengah para ulama dan tokoh NU menunjukkan kedekatan pemerintah dengan organisasi keagamaan.

Suasana Akrab di Tengah Agenda Nasional

Penutupan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2026 bukan sekadar seremoni. Di balik agenda resmi, interaksi antara presiden dan para peserta mencerminkan dinamika politik dan sosial yang berjalan alami. Candaan Prabowo soal BBM dan sambutan meriah untuk Bahlil serta Teddy menjadi pengingat bahwa momen kebersamaan seperti ini kerap menghadirkan sisi humanis di tengah hiruk-pikuk berita nasional. Acara ini pun menjadi bukti bahwa hubungan antara eksekutif dan organisasi massa tetap terjaga dalam suasana yang penuh keakraban.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar