Mentan Amran Pastikan Pemulihan Kopi Gayo Pascabencana, Targetkan Kesejahteraan Petani

- Kamis, 16 Juli 2026 | 11:50 WIB
Mentan Amran Pastikan Pemulihan Kopi Gayo Pascabencana, Targetkan Kesejahteraan Petani
PARADAPOS.COM - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah untuk memulihkan sektor pertanian di Dataran Tinggi Gayo, Aceh, pascabencana. Fokus utama dukungan ini diarahkan pada pengembangan Kopi Gayo sebagai komoditas unggulan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing di pasar global. Pernyataan tersebut disampaikan langsung saat menteri meninjau lokasi produksi benih kopi Arabika di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Kunjungan Lapangan dan Dukungan Konkret

Dalam kunjungannya, Amran memastikan bahwa Kementerian Pertanian akan memberikan dukungan berkelanjutan. Bentuk dukungan itu mencakup penyediaan benih unggul, peningkatan sarana dan prasarana pertanian, serta pendampingan teknis untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kopi Gayo. Langkah ini dinilai krusial untuk mempercepat pemulihan di wilayah yang sempat terdampak bencana. Selain fokus pada produktivitas, pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas harga kopi. Tujuannya jelas, agar harga tetap menguntungkan petani dan memperkuat posisi Kopi Gayo sebagai salah satu produk unggulan Indonesia, baik di pasar nasional maupun internasional.

Dampak Ekonomi yang Signifikan

Mentan Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa pengembangan kopi Gayo telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat. Berdasarkan laporan dari pemerintah daerah, komoditas ini mampu meningkatkan pendapatan petani hingga angka yang fantastis. "Hasil kerja kita, kopi, kita tanam kopi. Laporannya Pak Bupati tadi, itu bisa meningkatkan pendapatan petani, pekebun di sini, Rp4 triliun," ujar Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Angka tersebut menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh komoditas ini. Bukan hanya sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi regional yang utama.

Ajakan untuk Kolaborasi

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menyampaikan ajakan kepada seluruh pemerintah daerah di Aceh. Ia mendorong agar kolaborasi dalam mengembangkan kopi Gayo terus diperkuat, mengingat kopi ini telah dikenal luas dan memiliki reputasi yang baik di pasar dunia. "Ayo kita bangun Aceh, sejahterakan petani lewat kopi Gayo yang sudah mendunia," katanya. Ajakan ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan kolaborasi yang solid, pemulihan sektor perkebunan pascabencana diharapkan dapat berjalan lebih cepat. Pada akhirnya, produktivitas petani meningkat dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Dataran Tinggi Gayo semakin membaik.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar