Pentingnya Kalender FIFA untuk Pemain Diaspora
Arya kemudian menganalisis bahwa jika turnamen ini resmi diakui FIFA, seharusnya digelar pada periode FIFA Matchday. Ini adalah syarat mutlak agar federasi dapat memanggil pemain-pemain diaspora yang berkarier di liga luar negeri tanpa terkendala izin klub.
"Kalau agenda FIFA, berarti di jadwal FIFA Matchday, iya kan? Situasinya sudah berbeda. Karena belum dapat detailnya, kami belum bisa memberikan jawaban pasti," tandasnya.
Belajar dari FIFA Arab Cup
Sebagai perbandingan, FIFA sebelumnya telah menaikkan status Arab Cup menjadi turnamen resmi yang diakui sejak 2021. Turnamen ini terpisah dari Piala Teluk yang tidak diakui FIFA.
FIFA Arab Cup edisi 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2025, bertepatan dengan berjalannya kompetisi domestik di Eropa, mirip dengan Piala Afrika. Ini menjadi preseden bagaimana FIFA mengelola turnamen regional di luar konfederasi utama.
Dengan demikian, PSSI tetap bersikap hati-hati. Kepastian status FIFA ASEAN Cup dalam kalender FIFA menjadi kunci utama sebelum Indonesia dapat berkomitmen dan memastikan kekuatan terbaiknya dengan melibatkan para pemain diaspora.
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Akui Sudah Menikah dengan Inara Rusli, Ini Bukti dan Kronologinya
Fakta Lengkap Pembunuhan Alvaro Kiano oleh Alex Iskandar: Motif, Kronologi, dan Foto Pelaku
TNI AL Gagalkan Pengiriman Nikel Ilegal di Konawe Utara, Ini Modus Pelanggarannya
Download Snack Video Tanpa Watermark: GetSnackVideo Solusi Tercepat 2024