Purnomo: Pemakzulan Gibran Lebih Realistis daripada Prabowo

- Kamis, 07 Mei 2026 | 11:25 WIB
Purnomo: Pemakzulan Gibran Lebih Realistis daripada Prabowo
PARADAPOS.COM - Wacana pemakzulan Presiden Prabowo Subianto dinilai terlalu berat untuk direalisasikan dalam situasi politik saat ini. Selain berisiko tinggi, langkah tersebut juga dikhawatirkan memicu resistensi besar di tengah masyarakat. Sebaliknya, pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka disebut lebih realistis. Pandangan itu disampaikan Brigjen TNI (Purn) Purnomo dalam diskusi publik bertajuk Apakah Gerakan Pemakzulan Prabowo Itu Realistis? di kawasan Menteng, Kamis, 7 Mei 2026.

Jalan Tengah yang Lebih Moderat

Menurut Purnomo, dorongan langsung untuk memakzulkan kepala negara berpotensi menimbulkan konflik horizontal dan gejolak politik yang lebih luas. Ia menekankan pentingnya mencari opsi yang tidak memicu resistensi besar.

“Jalan tengah apa yang paling baik supaya resistansinya, risikonya tidak terlalu besar? Yang pertama adalah pemakzulan Wakil Presiden Gibran,” kata Purnomo.

Polemik Sejak Awal Pencalonan

Purnomo menilai polemik terkait Gibran sudah muncul sejak awal proses pencalonannya sebagai calon wakil presiden. Ia menyinggung putusan Mahkamah Konstitusi mengenai syarat usia capres-cawapres yang sempat menuai kontroversi luas.

“Kenapa harus dimakzulkan? Sebelum mencalonkan wakil presiden sudah bermasalah,” ujarnya.

Risiko Lebih Kecil

Karena itu, Purnomo berpandangan fokus terhadap posisi wakil presiden dinilai lebih memungkinkan dibanding langsung mendorong pemakzulan Presiden Prabowo. Menurut dia, langkah tersebut dapat menjadi opsi politik yang dinilai lebih moderat dengan risiko gejolak yang lebih kecil.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar