PARADAPOS.COM - Kunjungan sejumlah menteri ke rumah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Solo pada momen lebaran menjadi sorotan.
Apalagi kunjungan itu dilakukan setelah pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Peneliti senior Citra Institute, Efriza menilai kehadiran menteri ke Solo setelah pertemuan Prabowo dengan Megawati memungkinkan Jokowi dan para menterinya sedang unjuk diri.
"Unjuk diri bahwa punya kekuatan yang juga besar dengan Prabowo, sehingga dipatuhi oleh menteri-menterinya Prabowo di kabinet," kata Efrzia kepada JPNN.com, Senin (14/4).
Dia menyebutkan khadiran menteri juga menunjukkan kekhawatiran akan harmonisnya hubungan Megawati dan Prabowo.
"Sehingga mereka khawatir pengaruh Jokowi mengecil di pemerintahan dan juga dapat terjadinya reshuffle utamanya terhadap menteri-menteri yang loyal kepada mantan kader PDIP itu karena kedekatan Megawati dan Prabowo," lanjutnya.
"Ini yang memungkinkan mereka para menteri itu melakukan pertemuan dengan Jokowi untuk digenggam konsolidasi dan bersikap pascapertemuan Prabowo-Megawati," tuturnya.
Dia juga menilai pertemuan beberapa menteri dengan Jokowi menjadi tekanan kepada Prabowo bahwa kabinet Merah Putih tidak bisa dilepaskan dari peran Jokowi.
"Sehingga jika ada keinginan reshuffle kabinet, tidak mudah malah yang ada makin komplek," pungkas Efriza.
Sumber: jpnn
Artikel Terkait
Kesalahan Sebut Nama Desa saat Kunjungan Presiden, Pengamat Sebut Indikasi Lemahnya Koordinasi Kabinet
Menkeu Sebut Ada Pihak di Sekitar Istana Perlambat Aturan Devisa Ekspor hingga Mundur ke Juni 2026
LMND Serahkan Tujuh Rekomendasi ke Prabowo untuk Wujudkan Pasal 33 UUD 1945
Prabowo Tegur Zulkifli Hasan di Depan Publik, Pengamat: Itu Teguran Halus, Bukan Sinyal Reshuffle