Miliarder Dubai Kritik AS Tangkap Maduro: "Apa Hak Amerika Serang Negara Berdaulat?"
Seorang miliarder terkemuka asal Dubai menyatakan keterkejutannya atas tindakan Amerika Serikat yang menyerang dan menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Khalaf Al Habtoor, ketua Al Habtoor Group, secara terbuka mempertanyakan legitimasi tindakan AS tersebut.
"Siapa yang memberikan izin kepada Amerika? Apa hak Amerika untuk menyerang negara berdaulat?" tanya Al Habtoor, seperti dikutip dari Khaleej Times.
Ia menyoroti pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan penangkapan Maduro dan rencana AS untuk mengambil alih pemerintahan Venezuela. Al Habtoor heran dengan logika di balik keputusan yang ia anggap semena-mena itu.
"Bagaimana mungkin sebuah negara dengan 30 juta penduduk dikuasai oleh sebuah keputusan? Apakah kedaulatan negara telah menjadi hal yang sepele?" lanjutnya dalam unggahan di media sosial.
Artikel Terkait
Rapat Rahasia Doha: Transisi Venezuela Pasca Maduro dan Peran Kunci Delcy Rodriguez
Iran Ancam Ratakan Israel Jika Diserang: Netanyahu Hubungi Putin untuk Meredam Ketegangan
Trump Isyaratkan Serangan ke CEO Minyak Sebelum Serbu Venezuela: Fakta & Reaksi PBB
Kesaksian Prajurit Venezuela: Detik-Detik Serangan Udara AS 2026 & Analisis Dampaknya