PARADAPOS.COM - Ratusan warga Israel menggeruduk kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur untuk merayakan Tahun Baru Yahudi, Selasa (23/9/2025). Para pemukim ilegal memasuki tempat suci umat Islam tersebut dalam dua kelompok melalui Pintu Gerbang Maroko.
Seorang pejabat Otoritas Wakaf Islam, lembaga Yordania yang mengelola Masjid Al Aqsa, mengatakan kepada Anadolu, para pemukim memasuki kompleks Al Aqsa pada pagi hari dan setelah umat Islam melaksanakan Salat Zuhur di bawah pengawalan polisi Israel.
Beberapa saksi mata mengatakan, kelompok-kelompok Yahudi tersebut melakukan ritual keagamaan, termasuk berdoa dan menari-nari, di bagian timur halaman masjid.
Perayaan Tahun Baru Yahudi dimulai pada Senin (22/9/2025) dan berlanjut hingga Rabu (24/9/2025).
Menurut Otoritas Wakaf Islam, pada perayaan hari pertama, lebih dari 400 pemukim ilegal memasuki kompleks Al Aqsa.
Masjid Al Aqsa merupakan tempat tersuci ketiga bagi umat Islam seluruh dunia, setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Arab Saudi. Masjid tersbut juga pernah menjadi kiblat salat pertama umat Islam, sebelum dipindah ke Kakbah di Masjidil Haram.
Otoritas Israel mengizinkan pemukim ilegal memasuki kompleks Al Aqsa di bawah pengawalan polisi sejak 2003. Warga Palestina memandang serangan ini sebagai bagian dari upaya lebih luas untuk me-Yahudisasi Yerusalem Timur serta menghapus karakter Arab dan Islamnya
Sumber: inews
Artikel Terkait
Dokumen Kejaksaan AS Sebut Kematian Epstein Sehari Sebelum Ditemukan Tewas
Iran Tegas Tolak Permintaan AS Hentikan Pengayaan Uranium
Dokumen FBI: Jeffrey Epstein Diduga Berperan sebagai Agen Mossad
Dokumen Epstein Ungkap Upaya Dekati Oposisi Rusia, Tapi Narasi Koneksi ke Kremlin Dinilai Lemah