Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Tidak Tertarik Masuk Parpol, Pilih Fokus Jadi Menteri Keuangan

- Rabu, 05 November 2025 | 00:50 WIB
Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Tidak Tertarik Masuk Parpol, Pilih Fokus Jadi Menteri Keuangan

Purbaya Yudhi Sadewa Tegaskan Tidak Tertarik Masuk Parpol, Pilih Fokus Jadi Menteri Keuangan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com/Bagaskara)

Popularitas Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terus menanjak. Baru menjabat kurang dari dua bulan, elektabilitasnya menarik perhatian sejumlah partai politik yang tertarik merekrutnya menjadi kader.

Beredar kabar bahwa Purbaya dilirik oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Menanggapi isu ini, Purbaya dengan santai menyatakan ketidaktertarikannya terhadap tawaran masuk partai politik manapun.

Dalam unggahan Instagram akun @folkhshitt, Purbaya dengan tegas menolak tawaran tersebut. Ia mengungkapkan keinginannya untuk fokus menjalankan tugasnya sebagai Menteri Keuangan tanpa terlibat dalam politik praktis.

"Saya gak tau, kamu lirik saya gak," candanya sambil tertawa. "Saya gak tertarik politik, saya mau kerja aja," tegas Purbaya Yudhi Sadewa.

Pernyataan Menteri Keuangan Purbaya ini langsung mendapat respons positif dari warganet. Berbagai komentar dukungan membanjiri unggahan tersebut, mendorongnya untuk tetap independen dan tidak tergiur masuk partai politik.

Berikut beberapa komentar netizen yang mendukung keputusan Purbaya:

  • "Disuruh masuk partai, JD biar bisa diatur gt ye.. jgn mau pak!!" - @amlo
  • "Jaga orang2 seperti pak pur ini ya allah jaga hatinya," - @al"uf
  • "Mantap pak Pur, independent aja biar makin gacor," - @az"pw
  • "Jwbnnya bagus banget pak, jngn dah masuk parpol," - @dh"nd
  • "Iya bagus pak!! Jangan mudah tergiur," - @ga"sa

Dukungan publik ini menunjukkan apresiasi terhadap komitmen Purbaya Yudhi Sadewa untuk fokus pada kinerjanya sebagai Menteri Keuangan, mengesampingkan kepentingan politik praktis di awal masa jabatannya.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar