Meski tantangan masih besar, terdapat perkembangan positif dalam pemulihan infrastruktur:
- Kecamatan Palembayan: Jorong Silungkang, Tantamn (Nagari IV Koto), serta sejumlah jorong di Nagari Sungai Puar dan Baringin sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat.
- Kecamatan Malalak: Akses terbatas kendaraan roda dua telah dimanfaatkan untuk distribusi bantuan.
Pemulihan akses ini menjadi kunci untuk menurunkan angka warga terisolasi dan memperlancar distribusi bantuan logistik serta evakuasi.
Pernyataan Bupati Agam dan Upaya Tim Gabungan
Bupati Agam, H. Benni Warlis, menegaskan bahwa prioritas utama adalah memangkas jumlah warga yang masih terisolasi. "Kami mengerahkan alat berat secara masif di titik-titik kritis seperti Jorong Pagadih Hilia dan Tigo Kampung di Palupuh," ujarnya.
Upaya pembukaan jalan yang terputus akibat ambles dan longsor dikebut oleh tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri, Basarnas, dan relawan lokal. Pemkab Agam juga mengimbau warga di daerah yang sudah terjangkau untuk tetap waspada mengingat status tanggap darurat bencana masih berlaku.
Dengan percepatan pembukaan akses dan kolaborasi semua pihak, pemerintah berharap jumlah warga terisolasi segera berkurang dan semua korban terdampak segera mendapatkan bantuan yang diperlukan.
Artikel Terkait
Oknum Polisi Tuding Penjual Es Gabus Pakai Spons, Propam Turun Periksa: Kronologi Lengkap
Ahok Buka Suara: Alasan Mundur dari Komisaris Utama Pertamina karena Beda Politik dengan Jokowi
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru BGN Larang Bawa Pulang Makanan MBG: Tujuan & Dampaknya