Pernikahan Viral Lintas Benua: Alifah dari Luwu Menikah dengan Malik Jok dari Sudan
Sebuah pernikahan yang menggabungkan dua budaya berbeda menjadi viral di media sosial. Alifah Walidan, seorang gadis asal Dusun Salumakarra, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, resmi dipersunting oleh Malik Jok, pria asal Sudan, Afrika.
Proses Pertemuan hingga Akad Nikah
Kisah cinta ini berawal dari pertemanan di platform media sosial Facebook. Keduanya kemudian menjalin komunikasi intensif melalui messenger, yang berujung pada lamaran serius dari Malik.
Sebagai bukti kesungguhannya, Malik melakukan perjalanan jauh dari Sudan ke Indonesia untuk melamar Alifah. Akad nikah pun dilangsungkan pada Sabtu, 20 Desember 2025, di Luwu, Sulawesi Selatan.
Viral di Media Sosial dan Ucapan Selamat
Momen bahagia pasangan ini langsung menyebar luas di Facebook. Banyak netizen seperti Nasdiani Tanro dan Murni Massi turut membagikan foto serta mengucapkan selamat.
"Selamat menempuh hidup baru, Alifah Walidan & Malik Jok. Dua insan dari dua negeri... kini dipertemukan oleh takdir," tulis salah satu unggahan yang penuh doa.
Komentar Netizen yang Ramai Membahas Malam Pertama
Yang menarik, perbincangan warganet justru banyak terfokus pada malam pertama pasangan ini. Perbedaan fisik yang mencolok, di mana Malik berkulit hitam dan bertubuh besar, sementara Alifah bertubuh normal wanita Indonesia, memicu berbagai komentar nyeleneh.
"Setiap lihat di berandaku, aku hanya mampir baca komen-komen orang, dan 90% orang bahas masalah malam pertamanya," tulis seorang netizen bernama Zhal, mengungkapkan fenomena tersebut.
Pernikahan Alifah Walidan dan Malik Jok ini menjadi bukti nyata bahwa cinta dapat melintasi batas geografis dan budaya. Semoga pernikahan ini membawa keberkahan dan ketangguhan dalam menghadapi segala perbedaan.
Artikel Terkait
Investor Unggul Metro Timur Indonusa Suntik Dana ke Otto Media Grup untuk Dukung Branding Startup
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran