Di balik kesulitan ekonomi, Sudrajat juga tidak mampu menyekolahkan semua anaknya. Dari lima orang anak yang dimilikinya, hanya dua orang yang masih dapat bersekolah. Tiga anak lainnya terpaksa berhenti menuntut ilmu.
Pemerintah setempat melalui Sekretaris Kecamatan Rawa Panjang, Elfi Nila Hartanti, menyatakan akan membantu anak-anak Sudrajat agar dapat kembali mengenyam pendidikan. "Kami akan bantu mereka mengenyam kembali pendidikan sesuai perintah presiden," tegas Elfi. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk memastikan hak pendidikan anak-anak terpenuhi.
Bantuan Mengalir untuk Keluarga Sudrajat
Berbagai pihak turun tangan memberikan bantuan kepada keluarga Sudrajat. Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan bantuan sembako melalui perangkat wilayah dan Dinas Sosial.
Selain itu, bantuan juga datang dari Polres Bogor dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Saat ini, Sudrajat sedang dibawa oleh tim KDM untuk mendapatkan pendampingan lebih lanjut.
Kisah Sudrajat ini menjadi pengingat akan pentingnya kepedulian sosial dan peran pemerintah dalam menjangkau warga yang membutuhkan, mulai dari perbaikan tempat tinggal hingga jaminan akses pendidikan bagi anak-anak.
Artikel Terkait
Kisah Pilu Sudrajat: Rumah Ambrol & 3 Anak Putus Sekolah di Bogor, Begini Kondisinya
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Cederai HAM?
Amnesty Internasional Kritik Indonesia Gabung Dewan Perdamaian AS: Ancam Hukum Internasional?
Oknum Polisi Tuding Penjual Es Gabus Pakai Spons, Propam Turun Periksa: Kronologi Lengkap