Ammar Zoni Klaim Alami Kekerasan Oknum Polisi Sebelum Difoto dengan Barang Bukti

- Kamis, 19 Februari 2026 | 10:50 WIB
Ammar Zoni Klaim Alami Kekerasan Oknum Polisi Sebelum Difoto dengan Barang Bukti

PARADAPOS.COM – Aktor Ammar Zoni mengungkapkan klaim kekerasan oleh oknum polisi dalam sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkoba di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026). Pengakuan yang menggegerkan ruang sidang ini terkait dengan proses sebelum penangkapan dan pengambilan foto dirinya memegang tas yang diduga berisi barang bukti narkoba. Sidang tersebut masih berfokus pada pemeriksaan saksi dari jaksa.

Klaim Kekerasan dan Momen Pengambilan Foto

Dalam kesaksiannya, Ammar Zoni menyebut dirinya mengalami penganiayaan sebelum akhirnya diminta memegang sebuah tas kecil. Pengakuan ini langsung menciptakan suasana tegang di ruang persidangan. Aktor tersebut secara tegas membantah narasi yang menyertai foto viralnya, yang menunjukkan ia bersama empat orang lain memegang tas diduga berisi narkoba.

Menurut penuturannya, momen pengambilan foto itu terjadi bukan dalam konteks pengungkapan kasus, melainkan setelah suatu proses interogasi yang tidak selayaknya. "Keadaannya di saat kami habis diinterogasi, habis penganiayaan dari oknum kepolisian Polsek. Nah, setelah itu kami difoto," jelas Ammar.

Bantahan Terhadap Bukti Foto

Ammar tidak menyangkal keberadaan foto yang telah beredar luas itu. Namun, ia menegaskan ketidaktahuannya tentang isi tas yang dipegangnya. Ia menggambarkan situasi saat foto itu diambil sebagai sebuah kondisi di mana ia dan rekan-rekannya tidak dalam keadaan bebas dan sadar sepenuhnya.

"Dari situ saya disuruh pegang tas itu. Dan saya enggak tahu apa-apa, dan bisa dilihat sendiri juga di foto itu kan bagaimana muka-muka kami semua habis disiksa dan itu terjadi di tengah malam foto itu," tambahnya, mencoba memberikan konteks terhadap ekspresi wajah mereka yang terlihat dalam gambar.

Proses Hukum yang Berlanjut

Foto yang menjadi perdebatan itu dihadirkan oleh jaksa penuntut umum sebagai bagian dari barang bukti. Meski sempat ingin langsung memberikan sanggahan, Ammar belum mendapat kesempatan resmi karena agenda sidang hari itu hanya terbatas pada pemeriksaan kesaksian. Sidang kasus ini rencananya akan dilanjutkan pekan depan dengan pemeriksaan saksi dari pihak terdakwa.

Klaim penyiksaan yang dilontarkan Ammar Zoni kini menyedot perhatian publik dan diamati ketat oleh pengamat hukum. Pengakuan ini berpotensi memengaruhi dinamika persidangan ke depan, mengingat substansinya yang menyentuh proses penyidikan.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar