Jusuf Kalla Desak Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli untuk Akhiri Polemik

- Minggu, 19 April 2026 | 06:00 WIB
Jusuf Kalla Desak Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli untuk Akhiri Polemik

PARADAPOS.COM - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) secara terbuka mendesak Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menunjukkan dokumen ijazah asli guna mengakhiri polemik yang telah berlarut-larut. Dalam pernyataannya di Jakarta akhir pekan lalu, JK menyoroti bahwa isu ini telah memicu perdebatan dan kegaduhan publik yang berkepanjangan selama dua tahun terakhir.

Desakan untuk Segera Mengakhiri Polemik

Jusuf Kalla, yang pernah mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden, menyampaikan desakan ini dengan nada penuh pertimbangan. Ia menekankan bahwa langkah sederhana menampilkan ijazah asli dapat meredakan ketegangan yang tidak perlu di masyarakat. Menurut pengamatannya, situasi ini telah menyebabkan gesekan sosial yang merugikan.

"Sudahlah Pak Jokowi, sudahlah, kasihlah ijazah saja," ujar JK.

Ia melanjutkan dengan nada prihatin, "Sensitif sekali itu ijazah. Kenapa sih? Dan saya lihat itu asli, kenapa tidak kasih liat? Membiarkan masyarakatnya berkelahi diri sendiri. Saling memaki masyarakat, dua tahun."

Nasihat dari Sesama Senior

JK menjelaskan bahwa meski hubungan mereka adalah mantan mitra kerja, sebagai sesama warga negara dan pihak yang lebih senior, ia merasa perlu memberikan nasihat. Penjelasannya ini mencerminkan dinamika hubungan pasca-jabatan, di mana pertimbangan etis dan sosial tetap diutamakan.

"Saya berpasangan dengan, saya wakilnya Pak Jokowi. Tapi karena sudah selesai, maka kita warga negara biasa. Saya lebih tua dari dia. Jadi sebagai orang yang lebih senior, saya nasihati," tuturnya.

Kilas Balik Peran dalam Karier Politik Jokowi

Dalam kesempatan terpisah sehari sebelumnya, JK juga mengungkit perannya dalam mendorong karier politik Jokowi. Ia mengisahkan inisiatifnya untuk mengusung nama Wali Kota Solo itu ke panggung politik nasional dengan mengajukannya kepada Megawati Soekarnoputri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

"Saya katakan saya seniornya, siapa yang bawa Jokowi ke Jakarta? Saya membawa ke Jakarta dari Solo untuk jadi gubernur," jelasnya.

Menurut penuturannya, meski awalnya ada penolakan, usulnya akhirnya diterima. JK bahkan memperlihatkan foto momen Jokowi menyampaikan terima kasih setelah memenangkan pilkada, sebagai bukti dukungannya di masa lalu.

"Sehingga waktu dia menang jadi gubernur setelah ke Ibu Mega datang sama saya ucapkan terima kasih. Apa kurangnya saya coba? Saya bawa ke Jakarta," ucap JK seraya memperlihatkan foto.

Ia kemudian menyimpulkan, "Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya. Kan tanpa gubernur mana bisa jadi presiden."

Pernyataan-pernyataan ini menegaskan posisi JK sebagai figur yang memiliki pengalaman panjang dan kedalaman wawasan dalam peta politik Indonesia, sekaligus menyoroti kompleksitas relasi politik yang seringkali melampaui batas-batas formal kekuasaan.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar