Pendaftaran Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, Gaji Masih Dikaji

- Senin, 20 April 2026 | 21:50 WIB
Pendaftaran Manajer Kopdes Merah Putih Dibuka, Gaji Masih Dikaji

PARADAPOS.COM - Pemerintah membuka pendaftaran untuk posisi manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mulai 15 April 2026. Program yang digagas oleh Menteri Pertahanan sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, ini bertujuan merekrut sekitar 30.000 orang untuk menggerakkan ekonomi lokal di seluruh Indonesia. Meski antusiasme calon pelamar tinggi, besaran gaji resmi untuk posisi strategis ini belum diumumkan secara pasti hingga saat ini.

Peran Strategis dan Skema Penggajian

Koperasi Desa Merah Putih dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi desa, dengan unit usaha yang beragam mulai dari distribusi sembako, apotek, hingga logistik. Dalam struktur ini, manajer memegang peran kunci untuk memastikan operasional berjalan efektif. Mengenai imbalan, skema penggajian masih dalam tahap finalisasi dan diperkirakan akan mempertimbangkan beberapa faktor.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberikan penjelasan mengenai salah satu dasar perhitungannya. “Besaran gaji akan menyesuaikan kualifikasi pendidikan, mulai dari D3 hingga S1,” ungkapnya.

Kisaran Gaji yang Beredar dan Perbandingan

Selain latar belakang pendidikan, terdapat wacana bahwa sistem gaji mungkin mengacu pada standar Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Ada pula kemungkinan paket kompensasi mengikuti pola perusahaan BUMN, mengingat pengelolaan program ini berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.

Sebagai acuan umum di pasar tenaga kerja, posisi manajerial di berbagai sektor memang memiliki rentang gaji yang sangat lebar. Kisarannya bisa mulai dari Rp7,5 juta hingga puluhan juta rupiah per bulan, sangat bergantung pada kompleksitas tanggung jawab, pengalaman, dan skala organisasi yang dikelola.

Masa Pendaftaran dan Peringatan

Meski angka gaji pasti masih menjadi bahan pertimbangan, peluang ini tetap menarik bagi banyak pencari kerja yang ingin berkontribusi di tingkat desa. Bagi yang berminat, pendaftaran dibuka hingga tanggal 24 April 2026 mendatang dan dilakukan secara nasional tanpa dipungut biaya.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap kritis dan berhati-hati. Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam proses ini. “Proses seleksi dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diminta waspada terhadap pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan,” tegasnya.

Dengan demikian, calon pelamar disarankan untuk hanya mengikuti prosedur resmi dan tidak mudah tergiur oleh janji atau pungutan liar yang mengatasnamakan program rekrutmen ini.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar