Polisi Pastikan Kabar Pocong Berkeliaran di Sawangan Depok adalah Hoaks

- Minggu, 26 April 2026 | 01:50 WIB
Polisi Pastikan Kabar Pocong Berkeliaran di Sawangan Depok adalah Hoaks
PARADAPOS.COM - Media sosial dihebohkan oleh kabar tentang sosok pocong yang berkeliaran di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Warga setempat dikabarkan dihampiri oleh pocong tersebut dan diminta membuka tali kain kafan. Fenomena ini menyebar luas setelah beredarnya foto yang memperlihatkan sesosok putih berdiri di depan rumah warga, serta penampakan serupa di Gang Nangka dan Gang Damai. Namun, setelah diselidiki langsung oleh Polsek Bojongsari bersama ketua RT setempat, kepolisian memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks.

Foto dan Video Viral yang Meresahkan

Beberapa hari terakhir, unggahan di media sosial memperlihatkan gambar pocong yang tampak berdiri di area permukiman warga. Foto-foto itu sontak memicu kecemasan di kalangan warga Sawangan dan sekitarnya. Dalam salah satu unggahan, sosok pocong terlihat berada di depan rumah, sementara unggahan lain menunjukkan penampakan serupa di dua gang berbeda yang tak jauh dari permukiman padat penduduk.

Polisi dan RT Turun ke Lapangan

Menanggapi keresahan yang meluas, Polsek Bojongsari segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang disebut dalam unggahan. Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, menyatakan bahwa setelah dilakukan investigasi, kabar tersebut tidak berdasar. “Kami sudah cek, bersama Ketua RT setempat dan berita tersebut adalah hoaks,” kata Fauzan kepada wartawan, dikutip Sabtu (25/4/2026). Pernyataan itu diperkuat dengan video yang memperlihatkan aparat kepolisian bersama Ketua RT 4/RW 4, Kelurahan Pasir Putih, Sawangan, Depok. Dalam video tersebut, sang ketua RT dengan tegas membantah kebenaran kabar yang viral. “Kami Ketua Lingkungan RT 04 RW 04 Kelurahan Pasir Putih, kami mau menyampaikan bahwa saat ini berita viral yang ada di medsos tentang pocong bahwa ini tidak benar,” ucap Ketua RT. Ia menambahkan bahwa setelah dilakukan pengecekan menyeluruh, titik lokasi yang muncul di foto dan video tidak ditemukan di wilayahnya. “Kami sudah mengecek di posisi yang ada di video dan foto itu tidak ada di lingkungan kami,” ujarnya.

Kesimpulan di Lapangan

Dari hasil koordinasi antara kepolisian dan perangkat kelurahan, dapat dipastikan bahwa peristiwa yang meresahkan warga tersebut hanyalah informasi palsu. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarluaskan konten yang belum terverifikasi kebenarannya, terutama yang berpotensi memicu kepanikan di lingkungan sekitar.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini