PARADAPOS.COM - Maraknya pengguna iPhone di Indonesia turut mendorong pertumbuhan jasa perbaikan ponsel, terutama di DKI Jakarta. Di tengah persaingan tersebut, masyarakat diingatkan untuk tidak sembarangan memilih tempat servis karena kesalahan penanganan justru bisa memperburuk kondisi perangkat. Salah satu yang kini menjadi rujukan di Jakarta Timur adalah Mr Phone Service, sebuah bengkel spesialis iPhone yang berlokasi di Jalan Batu Ampar I No 26A, Kramat Jati.
Dari Kamar Kos Hingga Ruko Servis
Pemilik Mr Phone Service, Rais Usman, memulai perjalanannya sebagai teknisi pada 2017 secara otodidak. Ia kemudian mengikuti kursus dasar perbaikan iPhone pada 2022 dengan biaya sekitar Rp 10 juta selama satu bulan. “Kalau sekarang mungkin sudah tidak dapat belajar basic dengan harga segitu, pasti lebih mahal,” ujarnya kepada Warta Kota, Selasa (21/4/2026).
Awalnya, Rais menerima perbaikan berbagai jenis ponsel, termasuk Android. Namun, seiring waktu, ia memutuskan fokus menangani iPhone karena melihat jumlah penggunanya yang terus bertambah di Indonesia. “Dulu sempat tangani Android, tapi sekarang fokus ke iPhone saja,” katanya.
Kerusakan yang Paling Sering Ditangani
Menurut Rais, kerusakan yang paling sering ia temui umumnya disebabkan oleh human error, seperti terkena air, terjatuh, hingga mati total secara tiba-tiba. Ia mengaku mampu menangani berbagai seri iPhone, dari model lama hingga yang terbaru. Namun, untuk seri terbaru, ia selalu mempelajari karakteristik mesinnya terlebih dahulu sebelum melakukan perbaikan. “Untuk seri terbaru, kami pelajari dulu. Jangan sampai salah penanganan,” jelasnya.
Dari segi biaya, Rais memastikan harga perbaikan di tempatnya cukup bersaing. Tarifnya bervariasi mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 6,5 juta, tergantung tingkat kerusakan. “Terakhir perbaikan LCD iPhone 16 Pro Max sekitar Rp 6,5 juta untuk yang original,” ucapnya.
Perjalanan Bisnis yang Terus Bertumbuh
Usaha Mr Phone Service dirintis sejak 2022. Rais memulainya dari kamar kos berukuran 3x4 meter di kawasan Condet, Jakarta Timur. Ia memanfaatkan media sosial Facebook untuk menawarkan jasanya, bahkan melayani pelanggan dari luar kota melalui pengiriman ekspedisi. “Dulu di kos, sebulan paling 20 sampai 30 unit. Sekarang sudah ratusan per bulan,” ujarnya.
Seiring meningkatnya jumlah pelanggan, Rais akhirnya menyewa ruko pada 2024 untuk mengembangkan usahanya. Di tempat barunya, pelanggan disediakan ruang tunggu ber-AC, serta kopi dan camilan gratis. Proses perbaikan pun bisa disaksikan langsung melalui layar yang terhubung dengan mikroskop teknisi. “Perbaikan ringan bisa ditunggu, kalau berat maksimal tiga hari, tergantung ketersediaan sparepart,” jelasnya.
Rais berharap usahanya terus berkembang dan ke depan dapat membuka cabang baru. “Harapannya bisa terus berkembang dan membuka cabang,” tutupnya.
Editor: Yuli Astuti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Mahfud MD Bela Saiful Mujani yang Dilaporkan ke Bareskrim, Nilai Unsur Makar Tak Terpenuhi
Polisi Pastikan Kabar Pocong Berkeliaran di Sawangan Depok adalah Hoaks
Mahfud MD: Dari Anggaran Triliunan, Serapan Makan Bergizi Gratis Hanya Rp34 Miliar
Lima Anggota Satu Keluarga Tewas dalam Pembantaian di Barito Utara, Diduga Dipicu Sengketa Lahan