Presiden Prabowo Dorong Anak Muda Beralih dari Pengejaran ASN ke Kewirausahaan, Siapkan Kredit Startup

- Rabu, 20 Mei 2026 | 08:50 WIB
Presiden Prabowo Dorong Anak Muda Beralih dari Pengejaran ASN ke Kewirausahaan, Siapkan Kredit Startup

PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto secara tegas mendorong generasi muda Indonesia untuk beralih dari pola pikir menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan mulai merambah dunia wirausaha. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5), saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027. Prabowo menekankan perlunya membuka lebih banyak akses pendidikan kewirausahaan dan pendanaan startup sebagai langkah konkret.

Suasana ruang sidang paripurna terasa khidmat ketika Presiden menyampaikan pandangannya tentang masa depan ekonomi bangsa. Di hadapan para wakil rakyat, ia menguraikan visinya yang tidak hanya berfokus pada anggaran, tetapi juga pada perubahan fundamental dalam mentalitas generasi penerus.

Pendidikan Kewirausahaan sebagai Prioritas

Prabowo menyoroti pentingnya sistem pendidikan yang mampu mencetak lebih banyak pencipta lapangan kerja, bukan sekadar pencari kerja. Ia mengkritik kecenderungan anak muda yang lebih memilih jalur aman sebagai pegawai negeri.

"Untuk itu pemerintah ingin membuka pendidikan-pendidikan kewirausahaan, pendidikan entrepreneurship. Kita ingin anak-anak muda jangan semua minta menjadi ASN, jangan semua minta jadi pemerintah," kata Prabowo saat memaparkan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu (20/5).

Pernyataan tersebut menandai pergeseran strategis dalam kebijakan sumber daya manusia nasional. Alih-alih memperbesar birokrasi, pemerintah justru ingin menciptakan ekosistem yang subur bagi pertumbuhan bisnis baru.

Dukungan Konkret untuk Startup

Lebih dari sekadar imbauan, Presiden menjanjikan langkah nyata. Ia menyebutkan bahwa pemerintah telah menyiapkan skema pendanaan khusus bagi para wirausahawan muda yang baru memulai usahanya.

"Dan kita harus bantu, kita punya anak-anak muda yang hebat, kita punya ribuan anak-anak yang hebat. Ini yang sedang kita godok bersama untuk kita beri tidak hanya pendidikan entrepreneurship. Begitu dia selesai, kita harus memberi kredit startup,"

Ungkapan tersebut disambut dengan perhatian serius dari para peserta rapat. Kalimat itu seolah menjadi jembatan antara retorika dan aksi, menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berbicara tentang semangat kewirausahaan, tetapi juga menyiapkan instrumen pembiayaan yang dibutuhkan.

Mendorong Tumbuhnya Pengusaha Tangguh

Di penghujung paparannya, Prabowo kembali menegaskan komitmennya. Ia menginginkan agar anak muda yang telah dibekali ilmu dan modal tersebut tidak berhenti di level usaha kecil, melainkan terus berkembang menjadi pemain besar di pasar.

"Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh menjadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru," tandas dia.

Pernyataan ini memberikan gambaran utuh tentang arah kebijakan pemerintah ke depan. Bukan hanya soal menciptakan pengusaha, melainkan membangun generasi wirausaha yang tangguh dan mampu bersaing di kancah global. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari akar rumput hingga level korporasi.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler