PARADAPOS.COM -Banjir bandang dan lahar dingin dari Gunung Marapi menerjang Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Padang Panjang, Sumatera Barat sejak Sabtu malam (11/5).
Berdasarkan keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, 28 orang dikabarkan meninggal dunia akibat bencana ini.
Korban jiwa bisa jadi akan terus bertambah karena banyak orang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa ini.
"Batu-batu besar dari gunung berapi paling aktif di Sumatera itu (terbawa) ke permukiman di sekitarnya,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam, Budi Perwira Negara dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (12/5).
Peristiwa itu terjadi akibat hujan deras beberapa hari terakhir di Sumatera Barat.
Bencana ini menjadi sorotan masyarakat Indonesia dari berbagai penjuru tanah air. Tanda pagar (Tagar) PrayForSumbar menjadi trending di media X Indonesia.
Berbagai doa dan dukungan terus mengalir dari warganet hingga berita ini diturunkan. Sebanyak 1.980 warganet memposting tagar PrayForSumbar pada pukul 02.55 Wib.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
PDIP Desak Pemerintah Transparan soal Tiga Kali Kunjungan Prabowo ke Prancis dalam Lima Bulan
Wings Air Buka Suara soal Baling-Baling Pesawat Diikat Kabel Ties, Sebut Bagian dari Prosedur Perawatan
Polisi Masih Tunggu Hasil Labfor untuk Pastikan Penyebab Kematian Satu Keluarga di Posong Temanggung
Polisi Tangkap Pasutri Pemilik Wedding Organizer Marwah yang Diduga Tipu Calon Pengantin