Sandiaga Uno: Indonesia Butuh Wirausaha yang Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif

- Selasa, 14 Oktober 2025 | 23:00 WIB
Sandiaga Uno: Indonesia Butuh Wirausaha yang Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif

Sandiaga Uno: Wirausaha Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menekankan pentingnya pengembangan mental wirausaha sejati di berbagai sektor untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam forum Meet The Leaders yang diselenggarakan Universitas Paramadina di Auditorium Benny Subianto, Jakarta, Sabtu (11/10/2025).

Rasio Wirausaha Indonesia Masih Rendah

Sandiaga mengungkapkan keprihatinannya terhadap rasio wirausaha Indonesia yang masih berkisar di 3,5 persen tanpa peningkatan signifikan. "Banyak dari 65 juta pelaku UMKM kita menjadi wirausaha bukan karena pilihan, melainkan karena keterpaksaan," ujarnya. Ia menegaskan bahwa kewirausahaan harus menjadi pilihan karir yang menarik, bukan sekadar jalan terakhir.

3 Pola Pikir Wirausaha Modern

Dalam paparannya, Sandiaga merinci tiga pola pikir utama yang wajib dimiliki wirausahawan masa kini:

  • Inovasi: Kemampuan melihat peluang dalam setiap tantangan
  • Adaptasi: Keberanian mengambil risiko dan menyesuaikan diri dengan perubahan
  • Kolaborasi: Kunci mengembangkan bisnis dan ekonomi secara menyeluruh

4 Kunci Ketahanan Hadapi Dinamika Global

Sandiaga membagikan strategi ketahanan bisnis dalam menghadapi ketidakpastian global:

  • Sense: Kepekaan terhadap situasi dan norma sosial
  • Agility: Ketangkasan menyesuaikan diri dengan perubahan
  • Strive: Semangat pantang menyerah untuk terus unggul
  • Membangun bisnis yang fleksibel dan tangguh

Potensi AI Tingkatkan Produktivitas Bisnis

Sandiaga menyoroti potensi teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efisiensi bisnis. "Dengan pemanfaatan AI yang tepat, produktivitas bisnis bisa meningkat hingga 40 persen," ujarnya sembari menceritakan pengalaman menggunakan AI untuk materi promosi yang berhasil mendongkrak penjualan.

Gerakan Nasional Dukung Produk Lokal

Menteri asal Jakarta ini menekankan pentingnya gerakan nasional mendukung produk lokal. Ia mencontohkan kesuksesan produk sepatu lokal yang mampu menembus Paris Fashion Week. "Masyarakat harus memiliki semangat patriotik seperti di Korea yang bangga menggunakan produk dalam negeri," tegasnya.

Peringatan Soal Bonus Demografi

Sandiaga mengingatkan bahwa bonus demografi Indonesia bisa menjadi keuntungan besar atau justru bencana. "Bonus demografi tidak akan bertahan selamanya. Jika tidak dikelola dengan baik, ini bisa menjadi bencana demografis," jelasnya.

Ia menekankan pentingnya pengembangan keterampilan dan kewirausahaan di kalangan generasi muda untuk memanfaatkan momentum menuju Indonesia Emas 2045. "Dengan inovasi, adaptasi, kolaborasi, dan semangat kewirausahaan, kita bisa menciptakan kemakmuran bersama," tutupnya.

Sumber: Universitas Paramadina

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar