Kronologi Pembunuhan Anti Puspita Sari di Palembang: Anak Rewel Cari Ibunya
Pihak kepolisian masih memburu pelaku pembunuhan Anti Puspita Sari (AP), wanita hamil muda yang tewas di Hotel Lendosis, Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (11/10/2025). Diduga kuat, korban dibunuh oleh pria yang bersamanya memesan kamar hotel.
Kepedihan mendalam dirasakan suami korban, Adi Rosadi (36). Saat polisi melakukan proses ekshumasi (pembongkaran jenazah) di TPU Talang Petai untuk mengetahui penyebab kematian, Adi tidak sanggup menyaksikan proses tersebut.
“Saya hanya memantau dari jauh saja, saya enggak kuat melihat proses itu,” kata Adi dengan sedih. “Saat makam dibongkar saja saya sudah sedih. Bagaimana ya… saya masih teringat terus.”
Anak Balita Rewel dan Terus Memanggil "Bunda"
Duka semakin dalam dirasakan keluarga. Anak korban yang masih balita kerap menjadi rewel dan terus mencari ibunya. Suara tangisan anak memanggil-manggil "Bunda… Bunda…" menciptakan suasana yang sangat mengharukan.
“Anak-anak jadi rewel kalau saya enggak ada. Mereka suka nyari, manggil-manggil ‘Bunda’. Di situ saya makin sedih,” ujar Adi mencurahkan isi hatinya.
Kronologi Penemuan Jenazah Anti Puspita Sari
AP, yang tengah hamil muda, ditemukan tewas di kamar hotel setelah check-in bersama seorang pria pada Jumat (10/10/2025) sore. Korban pertama kali ditemukan oleh pegawai hotel yang hendak mengecek kamar karena sudah waktunya check-out.
Pintu kamar terkunci dari luar sehingga petugas harus membukanya paksa. Tubuh AP ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan lebam di leher dan pergelangan tangan, diduga akibat kekerasan sebelum meninggal.
Barang Berharga Korban Hilang, Polisi Selidiki Motif
Beberapa barang milik korban dilaporkan hilang, termasuk sepeda motor dan ponsel. Motor tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang digunakan AP untuk bekerja sebagai driver ojek online makanan dan mengantar suaminya bekerja.
Rekaman CCTV menunjukkan korban datang ke hotel sekitar pukul 16.00 WIB bersama seorang pria. Dua jam kemudian, pria itu keluar dari kamar sendirian dan mengunci pintu dari luar.
Kasatreskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan, membenarkan kasus ini sebagai pembunuhan yang disertai pencurian. "Motif masih kami dalami, termasuk apakah pelaku mengenal korban secara pribadi. Identitas pelaku sudah kami ketahui dan tim sedang mengejarnya," ujar Andrie.
Sumber: Artikel Asli
Artikel Terkait
Dokter Tifa Klaim Punya 26 Lembar Dokumen Syarat Pencalonan Jokowi di Pilpres 2014
KPK Geledah Kantor Imigrasi dan Rumah Tersangka Pemerasan Izin Tinggal WNA, Sita Uang Puluhan Juta
Kuasa Hukum Ajukan Sony Sonjaya sebagai Justice Collaborator, Ungkap 26 Nama di Kasus Korupsi MBG
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026