Budaya Tak Kasat Mata di Tubuh Polri: Pemerasan hingga Korupsi dan Konsekuensi Jika Tak Ikut Arus Pimpinan
Eks Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komjen Purn Dharma Pongrekun, mengungkapkan adanya budaya tak kasat mata di dalam tubuh institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, teori dan latihan yang didapat selama pendidikan di akademi kepolisian tidak cukup kuat untuk membendung arus budaya organisasi yang telah mengakar.
Dalam penjelasannya di Podcast Forum Keadilan TV, Dharma menyebut bahwa budaya di tubuh Polri sering menjadi bahan perdebatan di masyarakat. Ia memberikan contoh konkret, seperti masih maraknya praktik pemerasan, korupsi, dan kekerasan yang terjadi di lingkungan Polri.
"Kalau hal-hal seperti itu tidak ada, tidak akan ada masalah dengan reformasi Polri," tegasnya. Persoalan ini, menurutnya, menjadi penghambat utama dalam upaya perbaikan dan pembenahan internal institusi.
Artikel Terkait
Viral! Numpang Parkir Saat Banjir Dipalak Rp750 Ribu, Mobil Tetap Terendam
Kronologi Lengkap Kasus Pengeroyokan Guru di SMK Jambi: Saling Lapor & Mediasi Buntu
SnapTik Aman? Review Lengkap & 6 Tips Download Video TikTok Tanpa Watermark 2024
5 Syarat SP3 Eggi Sudjana Terbit: Alasan Restorative Justice Menurut Kuasa Hukum