Viral Aksi Komplotan Penculik di Tangsel: Korban Dianiaya, Senpi dan Seragam Polisi Ditemukan!

- Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:50 WIB
Viral Aksi Komplotan Penculik di Tangsel: Korban Dianiaya, Senpi dan Seragam Polisi Ditemukan!
Viral Komplotan Penculik Siksa Pembeli Mobil di Tangsel, Polisi Temukan Senpi dan Seragam Polisi

Viral Komplotan Penculik Siksa Pembeli Mobil di Tangsel, Polisi Temukan Senpi dan Seragam Polisi

Sebuah video yang memperlihatkan aksi penyiksaan oleh komplotan penculik terhadap pembeli mobil di Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi viral di media sosial. Kejadian ini berawal dari transaksi jual beli mobil yang berujung penyekapan dan penganiayaan.

Kronologi Penculikan dan Penyiksaan di Pondok Aren

Peristiwa bermula ketika sepasang suami istri berniat menjual mobil dan bertemu dengan pelaku di wilayah Pondok Aren, Tangsel. Saat pertemuan, pasangan tersebut beserta dua rekannya justru dibawa paksa ke sebuah rumah di Perumahan Taman Mangu Indah, Pondok Aren.

Di lokasi itu, ketiga pria korban mengalami penganiayaan fisik. Video yang viral memperlihatkan kondisi ketiganya duduk berbaris tanpa baju dengan luka di punggung yang diolesi balsem. Sementara sang istri berhasil melarikan diri setelah dua hari disekap.

Penggeledahan dan Temuan Mengerikan Polisi

Erlangga, Ketua RT setempat, mengonfirmasi bahwa kepolisian telah melakukan penggeledahan di rumah tersebut. Dari penggeledahan, polisi menemukan barang bukti yang mengkhawatirkan:

  • Beberapa stel seragam polisi
  • Satu pucuk senjata api rakitan
  • Enam butir peluru

Total lima orang diamankan dalam operasi ini, terdiri dari empat laki-laki dan satu perempuan, serta ketiga korban berhasil diselamatkan.

Pengakuan Pelaku dan Pengembangan Kasus

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelompok pelaku tinggal di rumah tersebut atas izin keponakan salah satu pelaku. Awalnya kasus ini diketahui sebagai penyekapan, namun setelah polisi menemukan video penyiksaan, terungkaplah tindak kejahatan yang lebih serius.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, menyatakan bahwa tiga pelaku telah diamankan. Modus yang digunakan adalah berpura-pura sebagai pembeli mobil sebelum kemudian melakukan penganiayaan terhadap korban.

Sumber: Metrotvnews.com

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar