Prabowo Umumkan Rencana Drastis: Pangkas 1.000 BUMN Jadi Hanya 200
Presiden Prabowo Subianto mengumumkan langkah reformasi BUMN yang ambisius, termasuk rencana memangkas jumlah BUMN dari 1.000 menjadi sekitar 200 perusahaan. Pengumuman ini disampaikan dalam dialog dengan Chairman Forbes Media, Steve Forbes, di Forbes Global CEO Conference 2025 di Jakarta.
“Saya sudah memberikan arahan kepada pimpinan Danantara untuk merasionalisasi semuanya, memangkas dari 1.000 BUMN menjadi angka yang lebih rasional, mungkin 200, atau 230, 240, dan kemudian menjalankannya dengan standar internasional,” tegas Prabowo. Langkah ini disebut sebagai bagian dari reformasi besar untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi perusahaan negara.
Buka Peluang Ekspatriat Pimpin BUMN
Dalam reformasi ini, Prabowo juga menekankan pentingnya profesionalisme. Pemerintah membuka peluang bagi profesional asing (ekspatriat) untuk memimpin BUMN. Kebijakan ini bertujuan agar manajemen BUMN lebih profesional dan mampu bersaing di tingkat global.
“Saya sudah mengatakan kepada manajemen Danantara agar menjalankan BUMN dengan standar bisnis internasional. Anda bisa mencari otak terbaik, talenta terbaik,” kata Presiden. “Saya telah mengubah regulasi. Sekarang ekspatriat, non-Indonesia, bisa memimpin BUMN kami,” tambahnya.
Reformasi BUMN ini difokuskan untuk meningkatkan efisiensi dan hasil usaha negara yang selama ini dinilai masih rendah.
Sumber: https://rmol.id/read/2025/10/16/683364/prabowo-umumkan-rencana-pangkas-bumn-dari-1.000-ke-200-
Artikel Terkait
Rupiah Tembus Rp17.310, Level Terlemah Sepanjang Sejarah; BI Sebut Mata Uang Sudah Undervalued
Orang Tua Uji Coba 23 Platform AI untuk PR Anak, Satu Platform Tembus Akurasi 91 Persen
Dasco Dinilai Figur Kunci Pemersatu Politik, Mahasiswa Ingatkan Pentingnya Transparansi dan Integritas
Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI Bahas Izin Lintas Udara untuk AS