PARADAPOS.COM - Jakarta - Sebuah aksi pencopetan yang berlangsung dengan tenang di tengah keramaian Blok M, Jakarta Selatan, menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial. Pelaku, seorang pria bertopi hitam, dengan santai mengambil ponsel milik korban yang sedang lengah. Pihak kepolisian kini telah bergerak untuk menyelidiki insiden yang terekam jelas oleh kamera CCTV tersebut.
Rekaman CCTV Ungkap Modus yang Tenang
Suasana ramah Blok M sebagai pusat perbelanjaan dan nongkrong tiba-tiba menjadi latar kejahatan yang terencana. Dalam rekaman yang beredar, terlihat dua wanita sedang duduk santai di sebuah bangku trotoar. Mereka asyik berswafoto, tanpa menyadari bahwa gerak-gerik mereka sedang diamati dari dekat.
Korban meletakkan ponselnya di atas meja kecil di hadapan mereka. Saat perhatiannya teralihkan dan posisi badan membelakangi barang berharganya itu, momen itu dimanfaatkan pelaku. Dengan langkah tenang dan gerakan yang sangat cepat, pria bertopi hitam itu menyambar ponsel tersebut.
Pelaku Hilang di Kerumunan
Yang mengejutkan, setelah berhasil mengambil barang, pelaku tidak buru-buru kabur. Ia justru berjalan perlahan, seolah tak terjadi apa-apa, sambil dengan licin menyelipkan ponsel hasil curiannya ke dalam saku atau bagian depan celananya. Hanya dalam hitungan detik, ia pun menghilang ditelan kerumunan orang.
Korban baru tersadar beberapa saat kemudian, namun sudah terlambat. Pelaku telah jauh meninggalkan lokasi kejadian. Rekaman CCTV yang jelas ini menjadi bukti utama sekaligus gambaran tentang betapa beraninya pelaku beroperasi di area publik yang padat.
Merespon viralnya video tersebut, aparat kepolisian setempat telah mengambil langkah penyelidikan.
"Kami sedang dalam proses mengidentifikasi dan melacak pelaku berdasarkan rekaman yang ada," ungkap seorang sumber yang berwenang di kepolisian sektor setempat.
Mereka mendorong korban atau saksi lain untuk segera melapor guna mempercepat proses hukum.
Peringatan untuk Masyarakat
Insiden di Blok M ini menjadi pengingat yang keras bagi semua warga, khususnya mereka yang sering beraktivitas di tempat ramai. Modus kejahatan seperti ini mengandalkan kewaspadaan korban yang menurun saat asyik dengan gadget atau aktivitas lainnya.
Para ahli keamanan publik selalu menekankan pentingnya menjaga barang bawaan secara fisik, tidak meletakkannya di tempat yang mudah dijangkau orang lain, dan tetap meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekalipun sedang bersantai. Kejahatan jalanan sering kali terjadi dalam sekejap, memanfaatkan kelengahan sesaat yang berakibat fatal bagi korban.
Artikel Terkait
Persib Dibantai Ratchaburi 0-3, Posisi di 16 Besar AFC Champions League Two Terjepit
Polisi Selamatkan Empat Anak Korban TPPO dari Pedalaman Jambi, Ungkap Sindikat Terorganisir
PSIM Yogyakarta Siapkan Debut Van der Avert dan Sambut Pemain Pulih Cedera
Ratusan Guru PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Protes Penghasilan Minim ke DPRD