Pasangan dan Anak Kecil Terlibat dalam Pencurian Kotak Infak Masjid di Labuhanbatu Utara

- Senin, 09 Maret 2026 | 21:00 WIB
Pasangan dan Anak Kecil Terlibat dalam Pencurian Kotak Infak Masjid di Labuhanbatu Utara

PARADAPOS.COM - Sebuah aksi pencurian kotak infak di Masjid Al-Huda, Desa Gunung Melayu, Labuhanbatu Utara, menjadi sorotan setelah rekaman CCTV-nya viral di media sosial pada Senin (9/3/2026). Pelaku yang diduga pasangan suami istri tidak hanya melakukan pencurian, tetapi juga membawa serta seorang anak kecil dalam aksinya. Peristiwa ini menimbulkan keprihatinan di tengah masyarakat setempat.

Modus Berpura-pura Salat Sebelum Membobol

Rekaman keamanan yang beredar itu menggambarkan kronologi kejadian dengan cukup jelas. Pasangan tersebut tiba di halaman masjid menggunakan sepeda motor. Sementara sang istri dan anak menunggu di teras, pria itu masuk ke dalam bangunan utama. Di dalam, ia terlihat melakukan gerakan seolah-olah sedang menunaikan salat, sambil sesekali melirik ke sekeliling ruangan yang sepi.

Setelah merasa aman dari pengawasan, pria itu segera mendekati kotak infak yang terkunci. Dengan menggunakan obeng yang tampak telah disiapkan sebelumnya, ia membongkar gembok pengaman. Aksi pengambilan uang dilakukan berulang kali hingga kantong infak tersebut kosong sama sekali. Usai menyelesaikan aksinya, pelaku dengan tenang bergabung kembali dengan keluarganya sebelum meninggalkan lokasi.

Laporan dan Rencana Tindak Lanjut

Pencurian baru diketahui keesokan harinya oleh petugas kebersihan masjid yang menemukan kotak infak dalam keadaan rusak. Imam Masjid Al-Huda, Musriadi, mengonfirmasi kerugian material yang diderita.

"Perkiraan uang yang diambil berjumlah sekitar lima ratus ribu rupiah. Kami sangat menyayangkan kejadian ini, apalagi pelakunya membawa anak kecil," ungkapnya.

Berdasarkan keterangan takmir, insiden serupa ternyata bukan yang pertama kali terjadi di masjid tersebut. Menyikapi hal ini, pengurus masjid telah memutuskan untuk mengambil langkah hukum. Mereka berencana melaporkan kejadian ini kepada kepolisian dengan membawa serta bukti rekaman CCTV yang ada, dengan harapan pelaku dapat segera diidentifikasi dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar