Polres Bengkayang Kerahkan 300 Personel Amankan Salat Idulfitri di 53 Titik Prioritas

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 11:50 WIB
Polres Bengkayang Kerahkan 300 Personel Amankan Salat Idulfitri di 53 Titik Prioritas

PARADAPOS.COM - Kepolisian Resor (Polres) Bengkayang telah menggelar pengamanan terpadu untuk Salat Idulfitri 1447 Hijriah di wilayahnya. Operasi yang melibatkan ratusan personel gabungan ini memprioritaskan 53 titik ibadah dengan perkiraan jemaah terbesar, dari total 185 masjid yang menggelar salat Ied. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan hari raya.

Prioritas Pengamanan di Titik Keramaian

Kabag Ops Polres Bengkayang, Kompol Rismanto Ginting, menjelaskan bahwa fokus pengamanan difokuskan pada lokasi-lokasi dengan kapasitas tinggi dan potensi kerumunan. Penentuan ini dilakukan melalui analisis situasi di lapangan untuk mengantisipasi titik-titik rawan.

“Sebanyak 53 masjid menjadi prioritas pengamanan, terutama yang memiliki kapasitas jamaah tinggi dan berada di titik keramaian,” jelasnya.

Pengerahan Personel Secara Terpadu dan Strategis

Operasi pengamanan tidak hanya mengandalkan personel kepolisian. Sekitar 300 anggota gabungan dari TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait turut disiagakan. Mereka ditempatkan secara strategis, mulai dari jalur akses, area parkir, hingga titik-titik kerumunan jemaah.

Beberapa lokasi yang mendapat perhatian khusus antara lain Lapangan Kompi C 645/GTY Bengkayang, halaman SMA Negeri 1 Sungai Raya Kepulauan, dan halaman MAN 1 Sanggau Ledo. Pengaturan lalu lintas dan arus kendaraan menjadi salah satu tugas utama untuk mencegah kemacetan.

Cakupan Hingga ke Wilayah Pedalaman

Pengamanan dirancang secara menyeluruh, tidak terbatas pada pusat kota. Jajaran kepolisian juga menjangkau seluruh kecamatan, termasuk wilayah pesisir dan pedalaman yang tetap melaksanakan Salat Idulfitri. Pendekatan ini memastikan rasa aman merata di seluruh penjuru kabupaten.

Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas-2026. Rismanto menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat preventif dan humanis, dengan mengedepankan komunikasi kepada masyarakat.

"Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kapuas-2026 yang bertujuan menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Idulfitri," ungkapnya.

Hasil Pengamanan yang Kondusif

Berdasarkan pantauan di lapangan, seluruh rangkaian ibadah Salat Idulfitri di Kabupaten Bengkayang berjalan dengan lancar, aman, dan tertib. Tidak ada gangguan keamanan yang signifikan yang tercatat selama pelaksanaan. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antaraparat dan partisipasi masyarakat dalam menjaga situasi yang kondusif.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar