Israel Klaim Serang Fasilitas Produksi Rudal Balistik Iran di Teheran

- Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:50 WIB
Israel Klaim Serang Fasilitas Produksi Rudal Balistik Iran di Teheran

PARADAPOS.COM - Militer Israel mengklaim telah melancarkan serangan udara terhadap fasilitas produksi rudal balistik milik Garda Revolusi Iran di Teheran pada Sabtu (21/3) malam. Serangan ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk membatasi kemampuan persenjataan strategis Iran, menyusul operasi serupa yang dilakukan bersama Amerika Serikat akhir Februari lalu.

Target dan Sasaran Serangan

Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan pihak Israel, serangan tersebut difokuskan pada lokasi-lokasi yang dianggap vital. Sasaran yang diidentifikasi mencakup sebuah kompleks milik Garda Pusat, sebuah fasilitas produksi komponen rudal, serta sebuah kompleks terpisah yang berada di bawah naungan Kementerian Pertahanan Iran.

Militer Israel menegaskan bahwa fasilitas yang diserang memiliki peran krusial dalam pengembangan persenjataan jarak jauh Tehran. "Fasilitas yang digunakan untuk produksi komponen penting untuk pengembangan rudal balistik milik aparat keamanan rezim Iran menjadi sasaran," jelasnya dalam pernyataan tertulis.

Dampak dan Tujuan Strategis

Serangan malam itu, menurut klaim Israel, berhasil mencapai tujuannya. Pihak militer menyatakan bahwa operasi ini memberikan pukulan signifikan terhadap kapasitas industri pertahanan Iran di lokasi yang disasar.

"Serangan tersebut secara signifikan menurunkan kemampuan rezim teror Iran untuk terus memproduksi komponen penting untuk rudal balistik di lokasi tersebut," tegas pernyataan tersebut lebih lanjut.

Konteks operasi ini tidak terlepas dari ketegangan yang telah berlangsung lama terkait program rudal dan nuklir Iran. Sebelumnya, pada 28 Februari, pasukan AS dan Israel telah melakukan serangan gabungan dengan tujuan yang serupa, yakni untuk mengganggu dan membongkar kemampuan rudal balistik serta fasilitas nuklir yang dimiliki oleh negara Republik Islam tersebut. Langkah-langkah ofensif ini mencerminkan kekhawatiran mendalam dari kedua sekutu tersebut terhadap perkembangan kapabilitas militer Iran di kawasan.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar