Penjual Sayur Keliling di Lampung Selatan Berangkat Haji setelah 20 Tahun Menabung Recehan

- Rabu, 29 April 2026 | 18:25 WIB
Penjual Sayur Keliling di Lampung Selatan Berangkat Haji setelah 20 Tahun Menabung Recehan
PARADAPOS.COM - Seorang penjual sayur keliling asal Lampung Selatan, Adna Yusri (58), akhirnya bisa menunaikan ibadah haji setelah dua dekade menabung dari keuntungan harian yang tak seberapa. Pria asal Dusun Merbau Pendek, Desa Karang Jaya, ini dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci Makkah pada 5 Mei 2026. Kisahnya menjadi bukti bahwa kesabaran dan ketekunan bisa mengalahkan keterbatasan ekonomi.

Perjuangan Dua Dekade Menyisihkan Recehan

Perjalanan Adna Yusri menuju Baitullah bukanlah sesuatu yang instan. Selama 20 tahun, ia harus berjuang menyisihkan sedikit demi sedikit keuntungan dari dagangan sayurnya yang tergolong kecil. Setiap harinya, ia menabung dalam jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp20.000, tergantung pada ramai atau tidaknya pembeli. “Awalnya nabung gitu dari uang kecil-kecil, karena sering nabungnya tiap hari, ya lama-lama jadi banyak,” ujar Adna Yusri.

Peran Istri dalam Mengumpulkan Enam Ember Koin

Keberhasilan Adna Yusri tidak lepas dari peran besar sang istri. Dengan telaten, sang istri mengumpulkan uang koin hasil jualan suaminya hingga terkumpul sebanyak enam ember. Tabungan uang receh tersebut akhirnya mencapai jumlah Rp25 juta, yang kemudian digunakan sebagai uang muka pendaftaran haji. Di sela-sela kesibukannya memikul dagangan, Adna tak pernah membayangkan bahwa recehan yang ia sisihkan setiap hari bisa menjadi tiket menuju Tanah Suci. Langit Lampung Selatan yang cerah pagi itu seolah turut menyaksikan perjuangan seorang pria yang tak pernah lelah berdoa sambil terus berjualan.

Bukti Nyata Mimpi Besar dari Keterbatasan

Kisah Adna Yusri menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk mewujudkan mimpi besar jika disertai dengan doa dan ikhtiar yang kuat. Kini, ia telah berhasil melunasi seluruh Ongkos Naik Haji (ONH) dan siap terbang menuju Tanah Suci dalam hitungan hari.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar