PARADAPOS.COM - Penunjukan Nanik S. Deyang, yang akrab disapa Nanik Daeng, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto langsung memicu reaksi keras. Aktivis senior Ratna Sarumpaet secara terbuka mengkritik keputusan tersebut, menyoroti integritas dan rekam jejak pejabat baru yang akan bertanggung jawab atas Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kritik ini mencuat pada Rabu, 3 Juni 2026, dan langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan publik.
Kritik Tajam dari Ratna Sarumpaet: Soal Kepercayaan dan Masa Lalu
Ratna Sarumpaet tidak menahan diri saat dimintai tanggapannya. Ia mengaku tidak terkejut dengan keputusan pemerintah, namun ia menekankan bahwa tantangan terbesar yang akan dihadapi Nanik bukanlah soal teknis program, melainkan kepercayaan publik.
“Setahu saya masalah dia soal kejujuran,” ujar Ratna kepada media dengan nada tegas.
Lebih jauh, seniman senior ini mengungkit kembali hubungan personal mereka di masa lalu. Ia merasa pernah dirugikan secara langsung oleh tindakan Nanik. “Dan kelakuannya itu pernah mengorbankan aku,” ungkapnya tanpa ragu.
Tak hanya menyerang pribadi Nanik, Ratna juga melontarkan sindiran kepada pemerintah. Menurutnya, rezim saat ini seolah sengaja memicu kontroversi baru di tengah masyarakat. “Pemerintahan kita kan gemar ciptakan masalah,” tuturnya.
Gelombang Keraguan dari Warganet: Sekali Lancung Ke Ujian
Kritik pedas Ratna Sarumpaet ternyata sejalan dengan sentimen yang berkembang di media sosial. Platform digital langsung ramai diperbincangkan, di mana banyak warganet meragukan kemampuan Nanik untuk membangun kembali citra bersih di mata publik, mengingat riwayat kontroversi yang melekat padanya.
Seorang warganet bahkan mengutip sebuah peribahasa klasik yang dinilai sangat relevan dengan situasi politik saat ini. Peribahasa itu menggambarkan betapa mahalnya harga sebuah komitmen dan kejujuran bagi seorang pemimpin negara.
“Sekali lancung ke ujian, seumur hidup orang tak percaya,” tulis netizen tersebut di media sosial.
Pepatah itu bermakna bahwa sekali seseorang terbukti berbohong atau berkhianat dalam suatu ujian, maka selamanya masyarakat akan sulit untuk percaya lagi. Hingga berita ini diturunkan, pihak Nanik S. Deyang belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi terkait kritik dari Ratna Sarumpaet maupun keraguan yang muncul dari publik.
Artikel Terkait
AIA Financial Optimistis Industri Asuransi Tumbuh di Tengah Tekanan Inflasi Medis dan Literasi Rendah
Bea Cukai Bandung Buka Lowongan Petugas Keamanan, Pendaftaran 1-7 Juni 2026
Wamen Imigrasi Silmy Karim Penuhi Panggilan KPK Setelah Diburu Tim Penyidik
KUHAP Baru 2025: Tersangka yang Tak Ditahan Penyidik Bisa Ditahan Jaksa atau Hakim di Tahap Lanjutan