Kebakaran Pabrik BYD di Subang Diduga akibat Puntung Rokok, Polisi Periksa Dua Saksi

- Kamis, 04 Juni 2026 | 23:00 WIB
Kebakaran Pabrik BYD di Subang Diduga akibat Puntung Rokok, Polisi Periksa Dua Saksi

PARADAPOS.COM - Kebakaran melanda pabrik milik PT BYD di Desa Sawangan, Kecamatan Cipendeuy, Kabupaten Subang, pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Peristiwa ini memicu penyelidikan polisi yang hingga kini masih berlangsung, dengan dugaan awal api berasal dari puntung rokok. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian material masih dalam pendataan.

Penyelidikan Masih Berjalan, Dua Saksi Diperiksa

Kepolisian Resor Subang langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kebakaran. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa tim investigasi telah memeriksa dua orang saksi di lokasi kejadian. Proses ini dilakukan untuk mengumpulkan keterangan awal guna mengungkap penyebab pasti kobaran api.

"Ada dua saksi yang sudah dimintai keterangan. Dalam kejadian ini hanya kerugian materil dan tidak ada korban jiwa," kata Hendra saat dikonfirmasi, Kamis (4/6).

Pernyataan itu menegaskan bahwa fokus utama aparat saat ini adalah memastikan tidak ada korban luka atau meninggal. Suasana di sekitar pabrik sempat mencekam, namun proses evakuasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Api Dipicu Puntung Rokok, Asap Tebal Sempat Gegarkan Warga

Informasi awal yang beredar di media sosial, khususnya dari akun Instagram @ckpinfo, menyebutkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok. Seorang pekerja yang berada di lokasi saat kejadian menjadi sumber informasi tersebut. Dalam rekaman video yang tersebar, terdengar suara pekerja yang melaporkan insiden itu.

"Min, BYD Subang kebakaran, karena puntung rokok min. Nggak ada korban jiwa, kejadiannya kemarin sore jam 14.15 WIB," ujarnya.

Meski demikian, pihak kepolisian masih belum mengambil kesimpulan akhir. Kombes Hendra menekankan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan seluruh kemungkinan penyebab kebakaran. Ia juga menjelaskan bahwa benda yang terbakar sebagian besar adalah tumpukan kertas, bukan material berat lainnya.

"Yang kebakar berupa kertas-kertas. Tapi karena asapnya tebal jadi dikira kebakaran besar. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan," ucap dia.

Video Viral Perlihatkan Kepanikan Pekerja

Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam pekat membumbung tinggi di atas area proyek. Pemandangan itu sontak membuat warga sekitar dan pekerja panik. Beberapa pekerja tampak berlarian keluar dari lokasi untuk menyelamatkan diri saat kobaran api mulai membesar.

Hingga berita ini diturunkan, polisi bersama pihak terkait masih melakukan pendataan menyeluruh terkait kerugian material yang diderita. Belum ada pernyataan resmi dari manajemen PT BYD mengenai dampak kebakaran terhadap operasional pabrik. Situasi di lokasi kini mulai kondusif, dan proses investigasi terus berjalan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa ini.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar