JK Klaim Andil Besar dalam Karier Politik Jokowi, Tegaskan Sikap Netral Soal Ijazah

- Senin, 20 April 2026 | 01:25 WIB
JK Klaim Andil Besar dalam Karier Politik Jokowi, Tegaskan Sikap Netral Soal Ijazah

PARADAPOS.COM - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla tampak emosional saat memberikan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam polemik ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pernyataan yang disampaikan di kediamannya, Sabtu (18/4/2026), politisi senior itu menegaskan sikap netralnya dan menyebut bahwa komentarnya selama ini merupakan bentuk nasihat, bukan perlawanan. Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik yang terus mempertanyakan transparansi dokumen pendidikan presiden.

Nasihat, Bukan Perlawanan

Dengan nada suara yang tegas, JK berusaha meluruskan posisinya dalam kontroversi yang telah berlarut-larut ini. Ia menekankan bahwa dirinya tidak berpihak dan hanya menyampaikan pandangan untuk kebaikan bersama. Pernyataan ini sekaligus menjadi upaya untuk meredam spekulasi bahwa ada friksi di antara para elite politik nasional terkait kasus tersebut.

Dalam kesempatan itu, JK juga berulang kali menyebut nama Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP. Ia mengajak semua pihak untuk mengecek kebenaran pernyataannya kepada mantan presiden tersebut.

Analisis: Keinginan untuk Penyelesaian dan Kartu Tersembunyi

Merespons klarifikasi JK, pengamat politik Erizal dari ABC Riset & Consulting memberikan analisisnya. Menurutnya, emosi yang ditunjukkan JK mencerminkan keinginan kuat agar kasus ini segera menemui titik terang.

"Apa susahnya kasih lihat selembar ijazah itu? JK kena. SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) kena. AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) kena. Puan Maharani kena. Megawati kena. Semuanya kena. Sudah tak logis," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/4/2026).

Erizal melanjutkan, meski terlihat terbuka, JK diduga masih menyimpan informasi tertentu yang belum diungkap. "Semua dibongkar JK. Tapi lima tahun bersama Jokowi, itu yang tak mau dibongkar oleh JK. Agaknya JK juga masih menyimpan kartu sendiri pula," tuturnya.

Klaim Andil dalam Karier Politik Jokowi

Selain menanggapi kasus ijazah, dalam klarifikasinya, JK juga menyampaikan klaim pribadi mengenai perannya dalam karier politik Joko Widodo. Ia menyebut bahwa langkah politik Jokowi, mulai dari Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, hingga pencalonan presiden 2014, berjalan mulus tak lepas dari andilnya.

Dengan penekanan, JK mengungkit perannya sebagai salah satu figur yang membawa Jokowi ke panggung politik nasional. "Apa kurangnya saya coba? Saya yang bawa ke Jakarta. Kasih tahu semua itu, termul-termul (ternak Mulyono) itu. Jokowi jadi presiden karena saya," tegasnya.

Pernyataan ini menambah dimensi baru dalam dinamika hubungan kedua tokoh tersebut, menyiratkan adanya sejarah kerja sama politik yang sangat mendalam di antara mereka.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar