Sosok Dumatno di Balik Foto Ijazah Jokowi Diungkap Roy Suryo: Sepupu Jokowi yang Jabat Komisaris
Eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, membuat pernyataan mengejutkan terkait kasus dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Roy Suryo menyebut bahwa sosok pria di dalam foto ijazah Jokowi bukanlah sang presiden.
Menurut Roy Suryo, wajah pada foto ijazah tersebut adalah Dumatno Budi Utomo. Dalam pernyataannya di channel YouTube Rakyat Bersuara, Rabu (12/11/2025), Roy dengan tegas menyatakan, "Orang di foto itu namanya Dumatno Budi Utomo bukan Joko Widodo."
Perbedaan Ciri Fisik yang Dikemukakan Roy Suryo
Roy Suryo melanjutkan analisisnya dengan membandingkan ciri-ciri fisik pada foto ijazah dengan wajah Jokowi yang dikenal publik. Ia menyoroti perbedaan pada bagian bibir dan leher, dengan penegasan, "Bibirnya bukan bibir Jokowi, lehernya bukan leher Jokowi. Itu Dumatno."
Profil Dumatno Budi Utomo: Sepupu Jokowi yang Jadi Komisaris
Dumatno Budi Utomo disebut sebagai sepupu Presiden Jokowi. Roy Suryo mengungkapkan bahwa Dumatno merupakan pemilik sarana bulu tangkis di Solo dan menjabat sebagai Komisaris di PT Toba. "Ya, tahu lah Toba itu miliknya siapa," tambah Roy Suryo tanpa menjelaskan lebih detail.
Roy Suryo juga menyoroti kesesuaian profil Dumatno dengan rentang usia saat ijazah tersebut dibuat. "Dumatno lahir tahun bulan Juli tahun 1977 maka dia profilnya cocok banget sebagai mahasiswa seperti ini. Ijazah itu dibuat kira-kira pada tahun 2010-2012," jelasnya.
Klaim Rustam Effendi: Anak Dumatno Konfirmasi Foto Ijazah
Sementara itu, Rustam Effendi, salah satu tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi, memberikan pernyataan senada. Rustam mengklaim bahwa foto pada ijazah Jokowi adalah wajah Dumatno Budi Utomo, bukan presiden.
Rustam mengaku mendapatkan informasi ini dari keponakannya yang berteman dengan anak Dumatno. "Anaknya saya kurang tahu namanya. Dia mengatakan kalau foto yang di ijazah Jokowi itu adalah foto bapaknya," kata Rustam seperti dikutip dari YouTube Rakyat Bersuara, Selasa (12/11/2025).
Rustam berencana menghadirkan anak Dumatno dan keponakannya di pengadilan untuk membuktikan kebenaran pernyataannya. "Nanti kita panggil aja anaknya Dumatno, panggil keponakan saya nanti di pengadilan supaya clear hari ini supaya tidak ada bohong di antara kita," pungkas Rustam Effendi.
Artikel Terkait
Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup dengan Lima Konglomerat Bahas Strategi Ekonomi
Amien Rais Sebut Jokowi Resah, Peluang Gibran di PSI Dinilai Terbatas
Amien Rais Klaim Kesehatan Jokowi Menurun Pasca-Lengser
Susno Duadji Ungkap Prabowo Soroti Kedaulatan Negara dan Pengaruh Oligarki