Menteri Keuangan Purbaya Bantah Rumor Mundur dan Isu Dipindah ke BI

- Kamis, 04 Juni 2026 | 23:50 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Bantah Rumor Mundur dan Isu Dipindah ke BI
PARADAPOS.COM - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya angkat bicara menanggapi isu yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih. Dalam pernyataan singkatnya, ia secara tegas membantah rumor tersebut sekaligus menepis spekulasi soal kemungkinan dirinya dipindahkan ke posisi Gubernur Bank Indonesia di tengah tekanan nilai tukar rupiah.

Bantahan Langsung Sang Menteri

Isu pengunduran diri Purbaya sebelumnya ramai diperbincangkan di kalangan wartawan. Namun, melalui pesan singkat pada Kamis (4/6), ia langsung mematahkan kabar tersebut. “Tidak,” ujarnya singkat. Pada kesempatan yang sama, ia juga menepis rumor mengenai perombakan jabatan yang menyebut dirinya akan digeser menjadi Gubernur Bank Indonesia. Spekulasi itu muncul di saat rupiah tengah tertekan hingga menembus level Rp18 ribu per dolar Amerika Serikat. “Tidak benar,” balasnya tegas.

Sepuluh Bulan Menjabat

Purbaya resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan pada September 2025, menggantikan Sri Mulyani yang telah menjabat di era tiga presiden berbeda. Hingga saat ini, ia baru menjabat selama sepuluh bulan. Pengangkatannya didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 86 Tahun 2025 yang dibacakan di Istana Negara pada Senin, 8 September 2025. Di awal masa tugasnya, banyak pihak yang meragukan kapasitas Purbaya. Pasalnya, ia dianggap belum sekelas pendahulunya yang memiliki pengalaman panjang. Namun, dalam waktu singkat, ia berhasil membalik opini publik. Gaya komunikasinya yang ceplas-ceplos, jenaka, dan cenderung “koboi” justru membuatnya menjadi salah satu menteri paling populer di kabinet.

Gaya Koboi Atas Perintah Presiden

Purbaya pernah mengungkapkan bahwa gaya komunikasinya yang blak-blakan bukanlah tanpa arahan. Menurutnya, semua itu merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai versi yang lebih halus dari sang Kepala Negara. “Semua pekerjaan saya, walaupun saya kelihatannya koboi, itu disuruh oleh Presiden (Prabowo). Itu pandangan presiden,” ungkapnya dalam acara ekonomi Hari Keuangan Nasional di Studio CNN, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025). Ia menegaskan tidak akan mengubah gaya komunikasinya meskipun menyadari ada segelintir pihak yang merasa keberatan. “Saya baru tahu bahwa sebagian orang enggak bisa terima, tapi biar saja. For the sake of the country, I don’t care! Tapi karena ini perintah (Presiden Prabowo), kalau diperintah berubah, saya berubah. Ini hanya perpanjangan tangan dari bapak presiden lah, dengan versi yang lebih halus,” tuturnya.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar