Bondowosonetwork.com – Manusia dianggap kaya raya karena punya banyak uang dan memliki rezeki yang mengalir diada hentinya.
Jika uangnya sedikit maka cap kaya raya akan menjauh dan akan dikatakan miskin atau bagi yang merasakannya secara langsung ia akan menjadi begitu menderita.
Siapakah yang tidak ingin punya banyak uang dan kaya raya? Hampir semua orang di dunia ini tentu menginginkannya, meski mungkin ada saja yang merasa uang tidak terlalu penting baginya.
Arih Rahutomo alias Arif Rh di akun Youtube ARIF RH VIBRASI pernah membicarakan hal ini dan kini akan Bondowoso Network kutip kembali.
Baca Juga: Ingat Kaya Belum Tentu Bahagia! Memantaskan Diri, Menggapai Keberkahan dan Kebahagiaan
“Saya tidak tahu persis bagaimana isi keyakinan kamu saat ini. Tapi saya ingat kalimat dalam sebuah buku, Money is in the vortex, where are you?” tutur Arif Rh membuka rekaman videonya.
Jika diterjemahkan artinya seperti ini menurut Arif Rh, “Uang ada dalam pusaran energi dan kamu ada dimana?”
Kalimat itu menunjukkan bahwa uang itu sebenarnya ada disekitar kita dan bisa menghampiri serta bukan tidak mungkin datang mengejar.
Tapi mengapa sampai detik ini, masih saja ada orang yang katanya mencari uang dan mengejarnya, tapi ironisnya tidak juga mendapatkan yang banyak, atau bahkan tidak dapat sama sekali.
Itulah mengapa dibutuhkan sesuatu untuk menangkap getaran sinyalnya karena uang di tataran energi masih merupakan sinyal atau pancaran gelombang.
Jika diibaratkan televisi, maka kita membutuhkan alat bernama antena, sebagai alat untuk menangkap siaran berupa sinyal atau pancaran gelombang.
Rezeki, uang, telah tersedia dalam bentuk vortex atau pusaran energi yang harus dibuat nyata, untuk itulah butuh ditangkap lewat sebuah antena.
Antena tersebut sesungguhnya adalah diri kamu sendiri. Seberapa jauh getaran kamu disesuaikan dengan apa yang ada di semesta, yaitu pola pikir dan pola tindakannya.
Baca Juga: Hoax Atau Fakta? Yamaha NMax 160 2024, Antisipasi Desain Baru dan Mesin Lebih Bertenaga
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bondowoso.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat