KPK Serahkan Rp883 Miliar ke PT Taspen, Hasil Rampasan Korupsi Investasi Fiktif
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah secara resmi menyerahkan uang sebesar Rp883 miliar lebih kepada PT Taspen (Persero). Penyerahan ini dilakukan sebagai pelaksanaan amanat putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.
Asal Usul Uang Rampasan Korupsi
Dana sebesar Rp883 miliar tersebut merupakan hasil rampasan dari perkara korupsi investasi fiktif di PT Taspen. Perkara ini menyeret mantan Direktur Utama PT Insight Investment Management (PT IIM), Ekiawan Heri Primaryanto.
Proses Hukum dan Eksekusi KPK
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa serah terima ini berdasarkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Amar putusan menetapkan barang bukti berupa unit penyertaan reksa dana Insight Tunas Bangsa Balanced Fund 2 (I-Next G2) sebanyak 996.694.959,5143 unit untuk dirampas untuk negara dan diserahkan kepada PT Taspen.
Artikel Terkait
Wagub Babel Hellyana Diperiksa 10 Jam, Klaim Tak Tahu Ijazah Palsu
Kejagung Bidik Bahlil dan Raja Juli: Kasus Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Rp2,7 M
Kejagung Geledah Kemenhut Usut Korupsi Tambang Nikel Konawe Utara yang Di-SP3 KPK
Dr. Richard Lee Diperiksa sebagai Tersangka: Kejanggalan Mobil Masuk ke Polda Metro Jaya