Ahok Dorong Jaksa Periksa Erick Thohir dan Jokowi Terkait Kasus Pertamina
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mantan Komisaris Utama Pertamina, mendesak jaksa penuntut umum (JPU) untuk memeriksa mantan Menteri BUMN Erick Thohir hingga Presiden Joko Widodo. Hal ini terkait dengan dugaan korupsi minyak mentah Pertamina, khususnya menyangkut pencopotan dua direksi anak usaha yang dinilainya sangat berintegritas.
Pernyataan mengejutkan ini disampaikan Ahok saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengelolaan minyak mentah Pertamina di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (27/1).
Dua Direksi Terbaik Pertamina yang Dicopot
Dua nama yang disorot Ahok adalah Joko Priyono dan Mas’ud Khamid, masing-masing mantan direksi di subholding Pertamina, yaitu Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan Pertamina Patra Niaga (PPN). Saat jaksa mempertanyakan status pencopotan mereka, Ahok justru memuji keduanya.
"Bagi saya dua saudara ini adalah dirut yang terhebat yang Pertamina punya," tegas Ahok di persidangan. Ia menjelaskan bahwa semua arahan yang diberikannya dikerjakan dengan baik oleh kedua direktur tersebut.
Integritas Tinggi Mas'ud Khamid dan Keahlian Joko Priyono
Ahok mengungkapkan, Mas’ud Khamid lebih memilih diberhentikan daripada menandatangani proses pengadaan yang dinilainya menyimpang. Sementara Joko Priyono disebut sebagai orang kilang dengan pemahaman teknis yang mendalam.
Artikel Terkait
Finalisasi Kerugian Negara Kasus Korupsi Kuota Haji 2024 oleh BPK: Nilai Lebih dari Rp1 Triliun
Noel Ebenezer Peringatkan Purbaya: Hati-hati, Anda Bisa Di-Noel-kan! | Analisis Kasus
Immanuel Ebenezer Bocorkan Parpol Berhuruf K & Ormas Terkait Aliran Dana Kasus Sertifikasi K3
Damai Hari Lubis Laporkan Ahmad Khoizinudin ke Polda Metro Jaya: Kronologi & Pasal yang Dijerat