Cara CIA dan Operasi Militer AS Menangkap Presiden Maduro: Analisis Lengkap

- Minggu, 04 Januari 2026 | 16:50 WIB
Cara CIA dan Operasi Militer AS Menangkap Presiden Maduro: Analisis Lengkap

Mengungkap Cara Kerja CIA dalam Operasi Penangkapan Presiden Maduro

Operasi penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro, menjadi aksi militer paling berani di era kepemimpinan Donald Trump. Artikel ini menganalisis secara mendalam strategi rahasia dan tahapan operasi yang dilakukan oleh CIA dan pasukan khusus AS.

1. Pelacakan Intelijen dan Tekanan Diplomatik

Operasi dimulai dengan tekanan diplomatik langsung dari Presiden Donald Trump, yang memberi ultimatum kepada Maduro untuk mundur. Saat itu, armada kapal perang AS sudah berlayar di lepas pantai Venezuela. CIA telah menyusupkan tim kecil ke negara tersebut untuk melacak segala kebiasaan, pergerakan, hingga detail kehidupan pribadi Maduro, termasuk tempat tidur, pola makan, dan rutinitas perjalanannya.

Intelijen yang dikumpulkan sangat mendetail, bahkan mencakup pengetahuan tentang hewan peliharaan Maduro. Pasukan elit AS kemudian berlatih intensif menggunakan replika kompleks kepresidenan Venezuela, yang dibangun berdasarkan data intelijen tersebut, mirip dengan pelatihan operasi pembunuhan Osama bin Laden.

2. Persiapan dan Eskalasi Militer

Selama berbulan-bulan sebelum eksekusi, pemerintahan Trump secara diam-diam meningkatkan tekanan. Pada September, AS mulai menenggelamkan kapal-kapal di Karibia yang diduga mengangkut narkoba, sebuah tindakan yang diklaim sebagai bagian dari perang melawan kartel narkoba yang didukung rezim. Eskalasi terus berlanjut dengan dikerahkannya kapal induk USS Gerald R. Ford ke perairan Karibia.

Halaman:

Komentar