Oknum Polisi Bunuh Dosen IAK Bugo: Motif Asmara dan Keterlibatan Pelaku Lain Didalami
Tim gabungan Satreskrim Polres Bungo dan Polres Tebo, Jambi, masih mendalami kasus pembunuhan terhadap Erni Yuniati, seorang dosen di Institut Agama dan Kesehatan (IAK) Setih Setio Muara Bungo. Penyidik saat ini menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.
Pelaku utama yang telah ditangkap adalah Waldi, seorang oknum polisi yang bertugas di Polres Tebo. Pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan secara intensif terkait peristiwa pembunuhan ini.
Kapolres Bungo menegaskan, "Polri tidak akan menolerir pelanggaran hukum sekecil apa pun, apalagi dilakukan oleh anggota." Pernyataan ini dikeluarkan pada Senin (3/11/2025) sebagai bentuk komitmen institusi terhadap penegakan hukum.
Berdasarkan pengakuan pelaku, motif pembunuhan ini dipicu oleh persoalan asmara. Hasil autopsi korban menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan fisik dan dugaan kekerasan seksual terhadap Erni Yuniati.
Pelaku telah mengakui perbuatannya. Tim penyidik berhasil menyita sejumlah barang bukti termasuk mobil Honda Jazz putih, motor Honda PCX, dan handphone.
Waldi kini terancam hukuman pidana dan sanksi etik berat, termasuk pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Peristiwa menghebohkan warga Bungo ini terjadi di rumah korban yang berada di Perumahan BTN Al-Kautsar Residence 7, Kecamatan Rimbo Tengah pada Sabtu (1/11/2025).
Artikel Terkait
Dokumen Bocor Ungkap Alokasi Dana Soros Rp28 Triliun untuk Program Demokrasi di Indonesia
Pengamat Pertanyakan Implikasi Restorative Justice Rismon Sianipar terhadap Kasus Ijazah Palsu
BGN Bekukan Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Ponorogo Diduga Manipulasi Anggaran
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Tunjangan Pensiun Pejabat Negara